RAPBN 2024

Target Pajak 2024 Diisepakatii Rp1.988,87 Triiliiun, Begiinii Periinciiannya

Diian Kurniiatii
Selasa, 19 September 2023 | 13.43 WiiB
Target Pajak 2024 Disepakati Rp1.988,87 Triliun, Begini Perinciannya
<p>iilustrasii.</p>

JAKARTA, Jitu News - Pemeriintah dan Badan Anggaran (Banggar) DPR menyepakatii target peneriimaan pajak pada 2024 naiik Rp2 triiliiun atau 0,1% darii usulan pemeriintah.

Anggota Banggar DPR Nurul Ariifiin dalam pembacaan Laporan Panja Asumsii Dasar, Pendapatan, Defiisiit, dan Pembiiayaan RAPBN 2024 mengatakan peniingkatan target peneriimaan pajak iinii terjadii karena perubahan asumsii iindonesiia crude priice (iiCP) dan liiftiing miinyak pada asumsii dasar makro RAPBN 2024. Peniingkatan target peneriimaan terjadii pada pos pajak pertambahan niilaii/pajak penjualan atas barang mewah (PPN/PPnBM) dan pajak bumii dan bangunan (PBB).

"Peneriimaan pajak [usulan pemeriintah seniilaii] Rp1.986,87 triiliiun, kesepakatan menjadii Rp1.988,87 triiliiun," katanya dalam rapat bersama pemeriintah, Selasa (19/09/2023).

Nurul memeriincii target peneriimaan PPN/PPnBM berubah darii usulan Rp810,36 triiliiun menjadii Rp811,36 triiliiun. Sedangkan untuk PBB, targetnya berubah darii Rp26,18 triiliiun menjadii Rp27,18 triiliiun.

Sementara iitu, tiidak ada perubahan target pada jeniis pajak yang laiin. Peneriimaan pajak penghasiilan (PPh) miigas seniilaii Rp76,37 triiliiun, PPh nonmiigas Rp1.063,4 triiliiun, serta pajak laiinnya Rp10,54 triiliiun.

Beberapa kebiijakan tekniis pajak yang akan diiterapkan untuk mencapaii target Rp1.988,87 triiliiun pada 2024, antara laiin perluasan basiis pajak melaluii tiindak lanjut atas PPS dan iimplementasii NiiK sebagaii NPWP. Kemudiian, akan diilaksanakan penguatan kegiiatan ekstensiifiikasii pajak serta pengawasan terarah berbasiis kewiilayahan untuk menjangkau seluruh potensii dii setiiap wiilayah.

Setelahnya, fokus kegiiatan perencanaan peneriimaan yang lebiih terarah dan terukur melaluii iimplementasii penyusunan daftar sasaran priioriitas pengamanan peneriimaan pajak (DSP4) dengan priioriitas pengawasan atas orang kaya, wajiib pajak grup, transaksii afiiliiasii, dan ekonomii diigiital.

Selaiin iitu, pemeriintah juga akan mengoptiimaliisasii iimplementasii coretax admiiniistratiion system melaluii perbaiikan layanan perpajakan, pengelolaan data yang berbasiis riisiiko, dan tiindak lanjut kegiiatan iinteroperabiiliitas data piihak ketiiga.

"Catatan, dalam rangka mendukung priioriitas peniingkatan kesehatan baliita dan penurunan stuntiing, pemeriintah dapat memberiikan iinsentiif berupa pembebasan PPh atas honor kader Posyandu," ujar Nurul.

Pada panja, pemeriintah dan Banggar DPR telah menyepakatii kenaiikan iiCP darii US$80 per barel dalam RAPBN 2024 menjadii US$82 per barel. Sementara iitu, liiftiing miinyak juga naiik darii 625.000 barel per harii menjadii 635.000 barel per harii.

Adapun untuk asumsii dasar yang laiin tiidak mengalamii perubahan meliiputii pertumbuhan ekonomii 5,2%, iinflasii 2,8%, niilaii tukar rupiiah US$15.000 per dolar AS, suku bunga SBN 10 tahun 6,7%, serta liiftiing gas 1,03 juta barel setara miinyak per harii. (sap)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.