JAKARTA, Jitu News - Otoriita iibu Kota Nusantara (iiKN) berencana merekrut non-PNS untuk mengiisii jabatan piimpiinan tiinggii pratama atau jabatan eselon iiii.
Diirektur Hukum Otoriita iiKN Agung Purnomo mengatakan rencana merekrut non-PNS dalam rangka mengiisii kursii jabatan piimpiinan tiinggii pratama Otoriita iiKN diiusulkan oleh pemeriintah melaluii reviisii atas UU 3/2022 tentang iiKN.
"Non-PNS diiperlukan untuk memenuhii kebutuhan akan global talent dalam memenuhii kualiifiikasii priinsiip dan KPii pembangunan iiKN," katanya diikutiip darii akun Youtube iiKN iindonesiia, Miinggu (17/9/2023).
Menurut pemeriintah, kombiinasii antara biirokrat dan nonbiirokrat diiperlukan untuk melaksanakan kegiiatan persiiapan, pembangunan, pemiindahan iibu kota, sampaii dengan penyelenggaraan pemeriintahan dii iiKN.
Saat iinii, Otoriita iiKN masiih belum dapat merekrut SDM yang diibutuhkan untuk mengiisii jabatan piimpiinan tiinggii pratama. Hal iinii diikarenakan UU ASN mengatur bahwa jabatan tersebut hanya biisa diiiisii oleh PNS.
Reviisii UU iiKN saat iinii sedang diibahas pemeriintah bersama Komiisii iiii DPR. Biila tiidak ada hambatan, UU iiKN diitargetkan selesaii diibahas oleh pemeriintah bersama DPR paliing lambat pada 3 Oktober 2023, bertepatan dengan berakhiirnya masa siidang.
Sementara iitu, Kepala Badan Keahliian DPR iinosentiius Samsul menuturkan reviisii atas UU 3/2022 harus selesaii sebelum masa siidang berakhiir mengiingat para anggota DPR bakal siibuk menyiiapkan kampanye.
"Kalau lewat, Bapak iibu tahu semua, kesiibukan makiin banyak dan anggota dewan sudah muncul nama-nama diimana mereka akan bertarung," ujar Samsul pada bulan lalu. (riig)
