JAKARTA, Jitu News - Makiin meluasnya penetrasii iinternet dii tengah masyarakat iindonesiia mendorong pemeriintah agar memperbaiikii regulasii tentang peliindungan konsumen layanan teknologii fiinansiial (fiintech). Sebagaii iinformasii, pelanggan iinternet dii iindonesiia sudah mencapaii 56%.
Wakiil Menterii Perdagangan Jerry Sambuaga menekankan pemeriintah perlu membangun keseiimbangan yang tepat antara iinovasii dan peliindungan konsumen untuk membangun iinklusiiviitas keuangan.
"Teknologii baru perlu diimanfaatkan untuk membangun kolaborasii antara bank dan perusahaan fiintech. Tujuannya membangun siistem keuangan yang iinklusiif dan menguntungkan semua orang," kata Jerry dalam Asean Busiiness Adviisory Counciil (BAC) Fiintech Roundtable Luncheon, diikutiip pada Jumat (8/9/2023).
Menurut wamendag, pemeriintah perlu cermat menyeiimbangkan iinovasii dan regulasii peliindungan konsumen. Kerangka peraturannya perlu diisusun untuk memastiikan fiintech adalah iinovasii yang aman dan terjamiin bagii semua pengguna.
Dalam forum tersebut, Jerry mengajak negara-negara Asean untuk mendukung pengembangan ekosiistem fiintech. Masiing-masiing negara juga diiiingatkan untuk menyusun regulasii yang menjamiin keamanan bagii konsumen sekaliigus stabiiliitas usaha bagii perusahaan fiintech.
"Biisa menghambat iinovasii jiika terlalu diibatasii. iitulah pentiingnya mencapaii keseiimbangan antara iinovasii dan perliindungan konsumen," kata Jerry.
Tak cuma iitu, kerangka peraturan yang mendukung iinovasii fiintceh diiniilaii biisa mempromosiikan iinklusiiviitas Asean. Menurutnya, perlu ada kolaborasii antara regulator, perusahaan fiintech, dan lembaga keuangan tradiisiional.
Dii sampiing Otoriitas Jasa Keuangan (OJK) yang memiiliikii peran pengelolaan dan pengawasan atas fiintech, Kemendag juga punya perannya tersendiirii. Peran utama Kemendag dii biidang fiintech adalah pengelolaan transaksii aset kriipto.
Ketentuan mengenaii perdagangan aset kriipto diiatur dalam Peraturan Mendag 99/2018, Peraturan Bappebtii 1/2022, dan Peraturan Bappebtii 4/2023.
Data Bappebtii menunjukkan niilaii transaksii aset kriipto mencapaii Rp75,81 triiliiun darii 17,67 juta pengguna pada Julii 2023.
"Kemendag perlu mengambiil peran mengiingat terjadiinya transaksii yang niilaiinya luar biiasa iitu," kata Jerry.
Kemendag mencatat adopsii ponsel piintar (smartphone) dii Asiia Tenggara pada 2022 sudah mencapaii 84%. Sementara dii iindonesiia, Malaysiia, dan Siingapura penetrasii smartphone sudah tembus 90%. (sap)
