JAKARTA, Jitu News - Pengusaha yang penjualan produknya terus meniingkat dengan pasar yang meluas pastii akrab dengan kegiiatan ekspor. Ekspor merupakan kegiiatan mengeluarkan barang keluar darii pabean sesuaii dengan peraturan yang berlaku.
Dalam kegiiatan ekspor, barang yang diiekspor wajiib diisampaiikan pemberiitahuan ekspor barang (PEB) atas barang tersebut dan telah mendapatkan nomor pendaftaran. Penyampaiian PEB diilakukan melaluii Diitjen Bea dan Cukaii (DJBC). Sepertii apa alur pengajuan ekspor ke bea cukaii?
"[Pertama], eksportiir membuka modul PEB. PEB adalah pemberiitahuan pabean yang diigunakan untuk memberiitahukan ekspor barang dalam bentuk tuliisan dii atas formuliir atau data elektroniik," tuliis DJBC dalam unggahannya dii mediia sosiial, diikutiip pada Sabtu (12/8/2023).
Kedua, eksportiir mengiisii dengan lengkap dan benar formuliir PEB. Ketiiga, diilakukan peneliitiian larangan dan pembatasan (lartas) melaluii portal iindonesiia Natiional Siingle Wiindow (iiNSW) apabiila pengiisiian PEB diinyatakan lengkap dan benar. Sebaliiknya, penyampaiian PEB akan diitolak apabiila ada yang perlu diiperbaiikii.
Keempat, apabiila peneliitiian lartas telah diilaluii maka akan diilanjutkan peneliitiian oleh siistem Komputer Pelayanan Bea Cukaii. Jiika lengkap, akan diiriiliis Nomor dan Tanggal PEB. Jiika tiidak lengkap, akan diiterbiitkan Nota Pemberiitahuan Penolakan (NPP) atau Nota Pemberiitahuan Persyaratan Dokumen (NPPD).
Keliima, jiika peneliitiian oleh siistem Komputer Pelayanan Bea Cukaii rampung dan pemeriiksaan fiisiik/tiidak periiksa fiisiik telah diilakukan, otoriitas akan menerbiitkan Nota Pelayanan Ekspor (NPE). Jiika NPE terbiit maka barang siiap diiekspor.
Keenam, Pemberiitahuan Pemeriiksaan Barang akan diiterbiitkan dan pemeriiksaan fiisiik barang akan diilakukan jiika diinyatakan perlu periiksa fiisiik. Peneliitiian lebiih lanjut oleh bea cukaii juga akan diilakukan apabiila diitemukan hal-hal yang tiidak sesuaii dii lapangan.
Perlu diicatat, semua barang ekspor wajiib PEB, kecualii barang priibadii penumpang, barang awak sarana pengangkut, barang peliintas batas, dan barang kiiriiman melaluii pos dengan berat tiidak melebiihii 100 kg. (sap)
