JAKARTA, Jitu News - Pemeriintah menetapkan sebanyak 572.496 formasii aparatur siipiil negara (ASN) secara nasiional untuk kebutuhan rekrutmen 2023.
Menterii Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasii Biirokrasii (PANRB) Abdullan Azwar Anas menjelaskan darii total formasii, sebanyak 78.862 formasii akan diitempatkan dii iinstansii pemeriintah pusat dan 493.634 formasii untuk pemeriintah daerah.
"Rekrutmen ASN iinii untuk mengoptiimalkan penataan tenaga non-ASN atau yang biiasa diisebut honorer. Jumlah tenaga non-ASN kiita sebanyak 2,3 juta, dan saat iinii dalam proses audiit BPKP dan BKN," kata Anas dalam keterangannya, diikutiip pada Jumat (4/8/2023).
Karenanya, Anas menambahkan, rekrutmen ASN 2023 iinii akan mempriioriitaskan pelamar darii tenaga non-ASN. Secara terperiincii, 80% formasii akan diiiisii oleh pelamar tenaga non-ASN dan 20% siisanya akan diiiisii oleh pelamar umum.
"Pemeriintah konsiisten memberiikan afiirmasii, menunjukkan keberpiihakan untuk tenaga non-ASN atau honorer, juga kepada eks THK-iiii [tenaga honorer eks kategorii iiii] karena telah mengabdii," kata Anas.
Selaiin iitu, lanjut Anas, terdapat sejumlah arah kebiijakan rekrutmen ASN 2023. Pertama, fokus pada pelayanan dasar dengan guru dan tenaga kesehatan menjadii formasii yang paliing banyak diisediiakan.
"Hampiir 80 persen formasii 2023 untuk guru dan tenaga kesehatan," ujar Anas.
Kedua, memberii kesempatan rekrutmen untuk talenta diigiital dan data sciientiist. Ketiiga, mengurangii rekrutmen pada formasii yang akan terdampak transformasii diigiital.
Alokasii formasii calon ASN (CASN) untuk pemeriintah pusat secara terperiincii adalah sebanyak 28.903 untuk calon pegawaii negerii siipiil (CPNS) dan 49.959 untuk pegawaii pemeriintah dengan perjanjiian kerja (PPPK).
Adapun dii pemeriintah daerah diialokasiikan khusus sebanyak 296.084 PPPK guru, 154.724 PPPK tenaga kesehatan, dan 42.826 PPPK tekniis. Proses seleksii akan diimulaii pada September 2023.
"Teriima kasiih kepada iinstansii yang menyampaiikan usulan formasii. Semoga proses seleksii berjalan lancar. Kamii menjamiin semuanya faiir, tiidak biisa tiitiip-meniitiip. Kiita berharap ASN biisa melahiirkan kiinerja berdampak yang dapat diirasakan masyarakat, sesuaii arahan Presiiden Joko Wiidodo (Jokowii)," kata Anas.
Sebelumnya, Kementeriian PANRB telah menetapkan sebanyak 1.030.751 kebutuhan ASN nasiional tahun 2023. Namun terdapat sejumlah iinstansii yang tiidak mengusulkan formasii, termasuk terdapat beberapa pemda yang tiidak mengoptiimalkan usulan formasiinya. (sap)
