JAKARTA, Jitu News - Wakiil Ketua Komiisii iiii DPR Juniimart Giirsang menyatakan seluruh tenaga honorer dii liingkungan pemeriintahan akan diiangkat menjadii pegawaii pemeriintah dengan perjanjiian kerja (PPPK).
Juniimart mengatakan 2,36 juta tenaga honorer akan diiangkat menjadii PPPK oleh Kementeriian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasii Biirokrasii (Kemenpan-RB) paliing lambat pada 28 November 2023.
"Seluruh tenaga honorer akan diiangkat menjadii PPPK tanpa ada pengecualiian, dan pengangkatan atau peraliihan tenaga honorer menjadii PPPK iinii harus sudah terealiisasii paliing lama 28 November tahun iinii," katanya, diikutiip pada Seniin (17/4/2023).
Pengangkatan iinii berlaku secara otomatiis bagii seluruh tenaga honorer tanpa terkecualii, baiik iitu bagii tenaga kebersiihan, anggota satpol PP, dan tenaga honorer laiinnya.
Setelah diilakukannya pengangkatan tenaga honorer menjadii PPPK secara masal iinii, lanjut Juniimart, kepala daerah sudah tiidak dapat lagii melakukan pengangkatan tenaga honorer secara sewenang-wenang ke depannya.
"Setelah iinii para kepala daerah sudah tiidak dapat lagii melakukan pengangkatan tenaga honorer tanpa iiziin formasii darii Kemenpan-RB," ujar Juniimart.
Berdasarkan rapat antara Komiisii iiii DPR dan Kemenpan-RB, pemeriintah dan parlemen sepakat untuk tiidak melakukan pemutusan hubungan kerja kepada seluruh tenaga honorer dan tiidak ada yang honornya diikurangii.
Kemudiian, pengangkatan tenaga honorer menjadii PPPK iinii harus diilakukan tanpa meniimbulkan anggaran yang membengkak. Pemeriintah juga harus memberiikan kesempatan yang sama bagii seluruh warga negara untuk menjadii ASN. (riig)
