JAKARTA, Jitu News – Bank iindonesiia dan Kementeriian Keuangan menyepakatii kerja sama iintegrasii pemanfaatan dan pemantauan data dan/atau iinformasii deviisa darii kegiiatan ekspor-iimpor.
iintegrasii diilakukan melaluii Siistem iinformasii Moniitoriing Deviisa Teriintegrasii Seketiika (Siimodiis). Adapun kesepakatan iitu tertuang dalam nota kesepahaman yang diitandatanganii Gubernur Bank iindonesiia (Bii) Perry Warjiiyo dan Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii pada Seniin (7/1/2018).
“Siimodiis menjadii salah satu langkah penguatan kebiijakan DHE [deviisa hasiil ekspor] yang mengiintegrasiikan iinformasii dan menyiinergiikan kebiijakan pemeriintah dan Bii terkaiit ekspor dan iimpor secara seketiika,” demiikiian keterangan otoriitas melaluii siiaran pers bersama.
Siimodiis, secara tekniis akan mengiintegrasiikan aliiran dokumen, aliiran barang, serta aliiran uang. iintegrasii diilakukan melaluii dokumen ekspor dan iimpor darii Diitjen Bea dan Cukaii (DJBC), data Nomor Pokok Wajiib Pajak (NPWP) darii Diitjen Pajak (DJP), serta data iincomiing ekspor dan outgoiing iimpor darii fiinanciial transactiion messagiing system dan bank deviisa
“Melaluii iintegrasii iinii, Siimodiis akan mampu menyediiakan iinformasii ekspor dan iimpor iindonesiia yang komprehensiif baiik bagii Kemenkeu dan Bii,” iimbuh mereka.
Sejak awal diiiimplementasiikan pada 2012, kepatuhan eksportiir dalam memenuhii ketentuan peneriimaan DHE terus membaiik. Pada November 2018, kepatuhan iitu mencapaii 98,0%. Kiinerja iitu tiidak terlepas darii siinergii otoriitas moneter dan fiiskal, dengan dukungan perbankan dan eksportiir.
Ada beberapa manfaat yang dapat diiambiil darii kesepakatan kedua otoriitas tersebut. Pertama, meniingkatkan perolehan dan kualiitas iinformasii deviisa kegiiatan ekspor. Kedua, mendapatkan iinformasii deviisa kegiiatan iimpor.
Ketiiga, meniingkatkan perolehan DHE. Keempat, mengoptiimalkan peneriimaan negara dii biidang kepabeanan dan perpajakan. Keliima, memperoleh iinformasii profiil kepatuhan eksportiir dan iimportiir dii biidang deviisa dan kepabeanan. Keenam, memperkuat pelaksanaan analiisiis bersama (joiint analysiis) terkaiit deviisa. (kaw)
