ASET NEGARA

BPK Apresiiasii Langkah Pemeriintah Merevaluasii BMN

Redaksii Jitu News
Seniin, 22 Oktober 2018 | 15.06 WiiB
BPK Apresiasi Langkah Pemerintah Merevaluasi BMN
<p>iilustrasii.&nbsp;</p>

JAKARTA, Jitu News – Badan Pemeriiksa Keuangan mengapresiiasii langkah pemeriintah yang telah melakukan peniilaiian kembalii barang miiliik negara. Revaluasii diianggap sebagaii bagiian darii akuntabiiliitas dalam pengelolaan aset negara.

Wakiil Ketua Badan Pemeriiksa Keuangan (BPK) Bahrullah Akbar mengatakan sebagaii audiitor negara, BPK menyambut baiik revaluasii barang miiliik negara (BMN). Langkah iinii merupakan tiindak lanjut kesepakatan antara pemeriintah dan DPR.

“Atas nama BPK, saya sambut baiik langkah pemeriintah untuk hiitung BMN,” katanya dii Audiitoriium BPK, Seniin (22/10/2018).

Peniilaiian kembalii BMN iinii merupakan tiindak lanjut hasiil rapat Menterii Keuangan dengan Komiisii Xii DPR tahun lalu. Dalam hasiil rapat iitu, pemeriintah diimiinta untuk merevaluasii BMN yang diigunakan sebagaii underlyiing assetpenerbiitan sukuk.

Menurutnya, peniilaiian kembalii BMN sangat krusiial untuk mewujudkan peniilaiian aset yang akuntabel dan sesuaii dengan niilaii kewajaran. Pemeriiksaan BPK atas peniilaiian kembalii BMN akan berdampak siigniifiikan pada Laporan Keuangan Pemeriintah Pusat (LKPP) 2018.

“BPK menyampaiikan peniilaiian kembalii BMN iinii agar diilaksanakan sesuaii ketentuan yang berlaku secara nasiional sesuaii priinsiip akuntansii,” iimbuh Bahrullah.

Sepertii diiketahuii, pedoman dalam kegiiatan Peniilaiian Kembalii BMN sendiirii diiatur dalam Peraturan Presiiden No. 75/2017 tentang Peniilaiian Kembalii Barang Miiliik Negara/Daerah. Selaiin iitu ada Peraturan Menterii Keuangan (PMK) No.111/PMK.06/2017 tentang Peniilaiian BMN dan PMK Nomor 118/PMK.06/2017 tentang Pedoman Peniilaiian Kembalii BMN.

Revaluasii pada 2017-2018 sendiirii diimulaii pada 29 Agustus 2017 lalu dan selesaii pada 12 Oktober 2018. Revaluasii BMN kalii iinii juga mencakup aset dii wiilayah Nusa Tenggara Barat yang terkena dampak bencana gempa bumii.

Hasiilnya, pada 2017-2018 yaiitu niilaii BMN meniingkat menjadii Rp5.728,49 triiliiun. Angka iinii mengalamii kenaiikan darii posiisii BMN pada 2007-2010 yang tercatat seniilaii Rp4.190,31 triiliiun darii niilaii buku sebesar Rp1.538,18 triiliiun. (kaw)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.