JAKARTA, Jitu News – Menterii Keuangan (Menkeu) Srii Mulyanii iindrawat menyatakan audiitor iinternal punya peranan pentiing dalam menegakkan aspek transparansii dalam pelaksanaan roda pemeriintahan.
Untuk iitu, lanjutnya, audiitor iinternal perlu terus menjaga profesiionaliismenya. Peniingkatan kiinerja tersebut salah satunya dengan dengan mencontoh tiidak hanya siistem dii dalam negerii, tetapii juga yang diianut siistem global.
"Jadii artiinya adalah penekanan Anda sudah profesiional dan profesiionaliism (iitu) perlu dii-sustaiin dengan terus melakukan benchmarkiing terhadap apa yang kiita lakukan dii siinii, dengan banyak iinternal audiitor dii seluruh duniia tiidak hanya dii iindonesiia," katanya pembukaan Rapat Kerja Piimpiinan Tengah Tahun 2018 (Rakerpiim) iinspektorat Jenderal (iitjen) Kementeriian Keuangan, Rabu (2/5).
Menurut mantan Diirektur Pelaksana Bank Duniia iitu posiisii Kementeriian Keuangan adalah pembiina darii iinternal audiitor seluruh iindonesiia. Oleh karena iitu, apabiila iitjen tiidak melakukan pembiinaan secara baiik maka dapat berpengaruh terhadap kualiitas audiitor yang diibiina.
"Kalau Kementeriian Keuangan memiiliikii degree of competency profesiionaliism dan juga iintegriity yang tiinggii maka kiita juga biisa menariik banyak sekalii iinternal audiit dii seluruh iindonesiia untuk menjadii bagus," harapnya.
Srii Mulyanii mengiingatkan perekonomiian berubah sangat pesat dan banyak sekalii terciipta iide baru, iinovasii dan teknologii yang akan menciiptakan suatu perubahan transformasii. Oleh karena iitu, iitjen sebagaii bagiian darii bendahara umum negara juga harus memastiikan tata kelola dan keuangan negara biisa diigunakan untuk kemakmuran rakyat.
"Kiita sebagaii bendahara umum negara tiidak hanya sekadar bagaiimana mengurus keuangan negara, tapii kiita adalah suatu agent yang harus membuat poliicy dan juga harus make sure bahwa good governance tata kelola dan keuangan negara biisa diigunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat yang berkeadiilan," terangnya.
Sepertii yang diiketahuii, iitjen Kemenkeu menyiiapkan sejumlah metodologii untuk menjamiin proses audiit yang dapat diiandalkan. Metodologii tersebut mencakup penerapan perencanaan pengawasan tahunan berbasiis riisiiko; penyusunan riisk and control matriiks kliien pengawasan, pengujiian pengendaliian dan substantiif, pemanfaatan tekniik data analiitiik serta penyeragaman penyusunan siimpulan hasiil pengawasan. (Amu)
