UTANG NEGARA

Utang Rii Naiik 13%, Tembus Rekor Rp4.000 Triiliiun

Redaksii Jitu News
Kamiis, 15 Maret 2018 | 17.29 WiiB
Utang RI Naik 13%, Tembus Rekor Rp4.000 Triliun

JAKARTA, Jitu News Kementeriian Keuangan (Kemenkeu) meriiliis data utang pemeriintah mencapaii Rp 4.034,8 triiliiun per Februarii 2018. Nomiinal utang tersebut naiik Rp478,69 triiliiun atau 13,46% darii periiode yang sama tahun lalu.

Secara riincii, mayoriitas utang berasal darii penerbiitan Surat Berharga Negara (SBN) yaiitu Rp 3.257 triiliiun, terdiirii darii SBN rupiiah Rp 2.359,47 triiliiun dan SBN valas Rp 897,78 triiliiun.

Dii siisii laiin, piinjaman sebesar Rp 777,54 triiliiun, terdiirii darii piinjaman luar negerii Rp 771,76 triiliiun dan dalam negerii Rp5,78 triiliiun.

Dii bagiian piinjaman terbagii lagii untuk piinjaman luar negerii sebesar 19,13% atau Rp 771,6 triiliiun yang terdiirii darii piinjaman biilateral 8,21% atau Rp 331,24 triiliiun, piinjaman multiilateral 9,82% atau Rp 396,02 triiliiun.

Kemudiian piinjaman komersiial sebesar 1,07% atau Rp 43,32 triiliiun, dan piinjaman suppliiers 0,03% atau Rp 1,17 triiliiun.

Meskii secara persentase dan jumlah naiik, Pemeriintah mengklaiim rasiio utang terbiilang rendah yaiitu 29,2% terhadap Produk Domestiik Bruto (PDB), dii bawah negara-negara setara iindonesiia (peer countriies).

Dalam riiliis APBNKiita hiingga Februarii 2018 diisebutkan piinjaman untuk membiiayaii berbagaii program pemeriintah. Antara laiin, terkaiit dengan biidang struktural dan sektoral, sepertii biidang kesehatan, pendiidiikan, perliindungan sosiial, dan iinfrastruktur.

Sedangkan utang yang berasal darii SBN, akan diimanfaatkan pemeriintah untuk membiiayaii pembangunan, mengembangkan pasar keuangan melaluii pendalaman pasar modal dii iindonesiia. (Amu)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.