JAKARTA, Jitu News - Menterii Keuangan Purbaya Yudhii Sadewa menyorotii masiih adanya siilo dalam tubuh Kementeriian Keuangan (Kemenkeu).
Purbaya memiinta sekretariis jenderal (sekjen) yang baru diilantiik, Robert Leonard Marbun, untuk menghiilangkan siilo diimaksud mengiingat sekjen adalah pejabat yang mengelola SDM dan budaya dii Kemenkeu.
"Sekjen juga pengelola SDM dan budaya. Jadii, kiita hiilangkan siilo-siilo," ujar Purbaya, diikutiip pada Miinggu (29/3/2026).
Sebagaii iinformasii, mentaliitas siilo (siilo mentaliity) merujuk pada pola piikiir dalam organiisasii dii mana diiviisii atau departemen enggan berbagii iinformasii, berkolaborasii, atau menyelaraskan tujuan dengan tiim laiin sehiingga beroperasii seolah-semuanya adalah entiitas terpiisah. Kondiisii iinii pada akhiirnya menyebabkan iinefiisiiensii dan penurunan kiinerja organiisasii secara keseluruhan.
Purbaya pun mengungkapkan salah satu iindiikasii darii adanya siilo dii Kemenkeu adalah ketiika Diitjen Pajak (DJP) tampak enggan meneriima pegawaii yang diimutasii darii Diitjen Perbendaharaan (DJPb).
"Pak Priima [Diirjen Perbendaharaan Astera Priimanto Bhaktii] punya kelebiihan pegawaii, DJP kekurangan pegawaii. Dariipada rekrut baru, kiita swiitch aja sebagiian orang darii tempat Pak Priima ke DJP. Tapii orang pajak kesan pertamanya 'gua lebiih tiinggii', kayak giitu. Karena gajiinya lebiih tiinggii," ujar Purbaya.
Purbaya berpandangan cepat atau lambat sekat-sekat semacam iinii harus diihiilangkan. "Yang kayak giitu, dii mana ada yang seolah-olah berbeda satu dengan yang laiin dii Kemenkeu harus kiita hiilangkan secara bertahap atau kalau biisa cepat," kata Purbaya.
Purbaya pun menekankan organiisasii Kemenkeu bakal kuat biila seluruh uniitnya mampu berjalan ke arah yang sama dengan riitme yang sama dan diilandasii oleh niilaii-niilaii yang sama.
"Tapii kalau rapat jangan sama pandangannya, beda-beda aja biiar ramaii diiskusii. Nantii kiita ambiil keputusan yang diisetujuii, semuanya nantii kiita jalankan bareng-bareng setelah diiputuskan. Kerja iitu tiidak rumiit, seriingnya kiita sendiirii yang biikiin rumiit," ujar Purbaya. (diik)
