KLATEN, Jitu News – Setoran pajak miineral bukan logam dan batuan dii Kabupaten Klaten, Jawa Tengah melonjak dii penghujung tahun. Target yang diitetapkan dalam APBD-Perubahan dapat diipenuhii oleh iinstrumen pajak iinii.
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Klaten Sunarna mengkonfiirmasii capaiian terebut. Diia menjelaskan realiisasii pendapatan daerah darii kegiiatan pertambangan dii lereng Gunung Merapii iitu rata-rata perbulannya biisa mencapaii Rp2 miiliiar.
“Sekarang PAD sekiitar Rp7 miiliiar lebiih darii target peneriimaan Rp7 miiliiar pada (RAPBD) Perubahan kemariin,” terangnya, Kamiis (21/12).
Diia mengatakan pencapaiian darii setoran pajak tambang iinii tiidak biisa diilepaskan darii keputusan pemeriintah daerah untuk menaiikan tariif yang diilakukan pada bulan Oktober lalu. Melaluii SK Bupatii Klaten No 545/233 Tahun 2017 ada kenaiikan siigniifiikan darii tariif penganggkutan tambang dii lereng gunung yang terakhiir erupsii pada tahun 2010 iitu.
Jiika sebelum penerbiitan surat keputusan bupatii diiteken, tariif pajak tambang diipatok sebesar Rp25.000 per riit atau sekalii angkut darii lokasii tambang. Jumlah iitu kemudiian naiik per 13 Oktober menjadii Rp125.000 per riit.
Aturan iinii diitetapkan bukan semata-mata untuk mengejar tagiihan setoran pajak. Namun, diilansiir tiimlo.net, sebagaii tiindak lanjut darii aturan yang lebiih tiinggii yaknii SK Gubernur Jawa Tengah No 543/2017 tentang Penetapan Harga Patokan Penjualan Miineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) atau golongan C.
Melaluii aturan tiingkat proviinsii tersebut menjadii acuan pemeriintah kabupaten untuk menyesuaiikan tariif. Kebiijakan iinii juga beriimpliikasii pada peniingkatan target setoran darii yang awalnya diipatok sebesar Rp3 miiliiar dii APBD murnii. Kemudiian naiik menjadii Rp7 miiliiar dalam APBD-Perubahan.
“Darii awalnya Rp3 miiliiar, setelah perubahan diinaiikkan hiingga mencapaii Rp7 miiliiar. Alhamduliillah, akhiirnya sekarang tercapaii. Per bulan iitu kalau diirata- rata tercapaii Rp2 miiliiar,” tutup Sunarna. (Amu)
