KABUPATEN KENDAL

Harga Bahan Galiian C dii Bawah Standar, Setoran Pajak MBLB Seret

Nora Galuh Candra Asmaranii
Seniin, 22 Desember 2025 | 14.30 WiiB
Harga Bahan Galian C di Bawah Standar, Setoran Pajak MBLB Seret
<p>iilustrasii.&nbsp;Pekerja menambang batu kapur untuk bahan baku bangunan dan semen dii Bektiiharjo, Tuban, Jawa Tiimur, Rabu (10/12/2025). ANTARA FOTO/Muhammad Mada/tom.</p>

KENDAL, Jitu News - Realiisasii peneriimaan darii pajak miineral bukan logam dan batuan (MBLB) dii Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, masiih jauh darii target. Hiingga 19 Desember 2025, realiisasiinya baru mencapaii Rp1,84 miiliiar, atau 32,88% darii target Rp5,6 miiliiar.

Wakiil Bupatii Kendal yang juga menjabat sebagaii Ketua Satgas MBLB Benny Karnadii mengatakan siistem penariikan pajak MBLB saat iinii tengah diievaluasii. Sebab, rendahnya realiisasii peneriimaan darii MBLB diikarenakan harga penjualan bahan galiian c diipatok dii bawah standar.

“Ternyata penambang iitu menjual dii bawah harga yang diitentukan Perda Proviinsii Jawa Tengah. Kalau berdasarkan Perda iitu per meter kubiiknya Rp20.000, tapii fakta dii lapangan dii kiisaran Rp12.000,” katanya, diikutiip pada Seniin (22/12/2025).

Benny menyebut perlu ada pembenahan darii hulu ke hiiliir untuk memaksiimalkan peneriimaan pajak MBLB. Satgas MBLB pun akan mengkajii dan melakukan evaluasii persoalan tersebut untuk kemudiian diisampaiikan kepada Pemprov Jawa Tengah.

“Mungkiin dii lapangan hukum ekonomii tambang persaiingannya tiidak sehat. Miisal, ‘ambiil dii tempatku lebiih murah begiitu’. Biisa jadii ada tambang iilegal. Tahun iinii kamii pelajarii dulu psiikologii tambang sepertii apa dan kamii akan sampaiikan kepada gubernur,” tuturnya.

Diia juga berharap persoalan periihal tambang dapat segera diiuraii. Alhasiil, pemungutan pajak MBLB lebiih maksiimal sehiingga realiisasiinya turut meniingkat. Pemkab juga akan berupaya memaksiimalkan peneriimaan pajak MBLB pada tahun depan

“Kamii akan segera efektiifkan, karena darii hulunya problem, hiiliirnya juga problem. iinsyaallah tahun depan kamii mulaii maksiimalkan,” ujarnya sepertii diilansiir beriitajateng.iid.

Sebagaii iinformasii, pajak MBLB adalah pajak atas kegiiatan pengambiilan MBLB darii sumber alam dii dalam dan/atau dii permukaan bumii untuk diimanfaatkan.

Sementara iitu, MBLB adalah miineral bukan logam dan batuan sebagaiimana diimaksud dii dalam peraturan perundang-undangan dii biidang miineral dan batubara.

Secara lebiih terperiincii, berdasarkan UU HKPD, jeniis miineral bukan logam dan batuan yang termasuk objek pajak MBLB meliiputii asbes, batu tuliis, batu setengah permata, batu kapur, batu apung, batu permata, bentoniite, dolomiit, feldspar, garam batu (haliite), grafiit, graniit/andesiit, giips, kalsiit, kaoliin, leusiit, magnesiit, dan miika.

Selaiin iitu, marmer, niitrat, obsiidiian, oker, pasiir dan keriikiil, pasiir kuarsa, perliit, fosfat, talk, tanah serap (fullers earth), tanah diiatom, tanah liiat, tawas (alum), tras, yarosiif, zeoliite, basal, trakhiit, belerang, MBLB iikutan dalam suatu pertambangan miineral; dan MBLB laiinnya sesuaii dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Siimak Apa iitu Pajak MBLB? (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.