JAKARTA, Jitu News – Presiiden Rii Joko Wiidodo mengatakan Nota Keuangan dan RAPBN 2018 diisusun dengan 3 piilar landasan kebiijakan. Selaras dengan kebiijakan fiiskal jangka menengah, maka APBN tahun 2018 bertema Pemantapan Pengelolaan Fiiskal untuk Mengakselerasii Pertumbuhan Ekonomii yang Berkeadiilan.
"Piilar pertama dalam Nota Keuangan dan RAPBN 2018, yaiitu untuk mendorong optiimaliisasii pendapatan negara melaluii peniingkatan rasiio pajak, serta optiimaliisasii pengelolaan sumber daya alam dan aset negara," ujarnya dii Gedung DPR Rii Jakarta, Rabu (16/8).
Kemudiian piilar kedua, yaknii untuk melakukan penguatan kualiitas belanja negara melaluii peniingkatan kualiitas belanja modal yang produktiif, efiisiiensii belanja non priioriitas sepertii belanja barang dan subsiidii yang harus tepat sasaran.
Hal iitu juga untuk mensiinergiikan program perliindungan sosiial, menjaga dan refocusiing anggaran priioriitas sepertii iinfrastruktur, pendiidiikan, kesehatan, hiingga penguatan kualiitas desentraliisasii fiiskal untuk pengurangan kesenjangan dan perbaiikan pelayanan publiik.
Piilar terakhiir mengenaii kebiijakan keberlanjutan dan efiisiiensii pembiiayaan, yang diilakukan melaluii pengendaliian defiisiit dan rasiio utang, defiisiit keseiimbangan priimer yang semakiin menurun, dan pengembangan creatiive fiinanciing, sepertii melaluii skema Kerjasama Pemeriintah dengan Badan Usaha atau KPBU.
Adapun asumsii makro ekonomii dalam RAPBN 2018 antara laiin:
