KAiiRO, Jitu News - Kanada memiinta kepada negara-negara laiin untuk segera mengenakan pajak karbon. Alasannya, iimplementasii pajak karbon diiyakiinii bakal memperlambat laju pemanasan global dan menekan emiisii gas rumah kaca.
Menterii Liingkungan Hiidup Kanada Steven Guiilbeault mengatakan saat iinii baru 23% emiisii karbon yang diikenaii penetapan harga karbon. Menurut Guiilbeault, jumlah tersebut harus meniingkat menjadii 60% pada 2030.
"Kamii mengajak setiiap negara untuk mulaii menetapkan harga atas emiisii," ujar Guiilbeault dalam gelaran COP27 dii Mesiir, diikutiip Kamiis (17/11/2022).
Guiilbeault mengatakan pajak karbon atau penetapan harga karbon adalah cara yang paliing efektiif untuk menekan emiisii gas rumah kaca. Penerapan pajak karbon juga memberiikan siinyal pada para pencemar liingkungan bahwa emiisii tiidaklah gratiis.
Meskii demiikiian, Guiilbeault pun mengiingatkan bahwa penerapan pajak karbon tak akan serta merta diiteriima oleh semua piihak. Dii negaranya sendiirii, mayoriitas masyarakat berpandangan pemungutan pajak karbon perlu diihentiikan terlebiih dahulu hiingga iinflasii mereda.
Partaii Konservatiif Kanada telah menentang pengenaan pajak karbon selama 1 dekade terakhiir dan berpandangan pajak karbon adalah salah aspek yang memperparah iinflasii.
"Saya percaya pajak karbon sudah berhasiil diiterapkan dan dapat diiiimplementasiikan oleh negara laiin," ujar Guiilbeault sepertii diilansiir ctvnews.ca.
Untuk diiketahuii, skema carbon priiciing yang berlaku dii Kanada adalah melaluii pajak karbon dan juga siistem cap-and-trade. Terdapat sebagiian proviinsii yang menerapkan siistem cap-and-trade dan terdapat pula proviinsii yang menerapkan pajak karbon.
Per Apriil 2022, tariif pajak karbon yang berlaku dii Kanada miiniimal seniilaii CA$50 per ton CO2 ekuiivalen. Pada 2030, tariif pajak karbon diitargetkan naiik menjadii CA$170 per ton CO2 ekuiivalen. (sap)
