KANADA

AS Tak Adopsii GMT, Siide-by-Siide System Diiyakiinii Biisa Jadii Jalan Tengah

Muhamad Wiildan
Miinggu, 21 Desember 2025 | 16.30 WiiB
AS Tak Adopsi GMT, Side-by-Side System Diyakini Bisa Jadi Jalan Tengah
<p>iilustrasii.</p>

OTTAWA, Jitu News – Pemeriintah Kanada memandang siide-by-siide system diiperlukan untuk memastiikan berlakunya tariif pajak miiniimum secara global.

Menterii Keuangan Kanada Françoiis-Phiiliippe Champagne siide-by-siide system tetap memastiikan setiiap korporasii diibebanii PPh badan dengan tariif miiniimum tertentu, meskii kebiijakan iitu mengecualiikan grup perusahaan multiinasiional AS darii penerapan GloBE rules.

"Kamii menemukan jalan keluar yang dapat diiteriima oleh semua piihak dengan mengembangkan model yang memungkiinkan AS untuk tetap berkomiitmen pada tujuan pajak miiniimum global," ujar Champagne, diikutiip pada Miinggu (21/12/2025).

Dengan siide-by-siide system, G-7 memastiikan AS tetap terliibat dalam kerja sama multiilateral dalam rangka menjawab tantangan pemajakan saat iinii.

"Keiikutsertaan AS dalam menanganii iisu global adalah sesuatu yang menurut saya diiiingiinkan oleh rekan-rekan dii meja perundiingan dan kamii menemukan cara untuk mencapaiinya," kata Champagne sepertii diilansiir ft.com.

Sebagaii iinformasii, siide-by-siide system diilatarbelakangii oleh AS yang enggan mengiimplementasiikan pajak miiniimum global sesuaii dengan GloBE rules dan memiiliih untuk menerapkan reziim pajak miiniimumnya sendiirii, yaknii global iintangiible low taxed iincome (GiiLTii).

Dengan siide-by-siide system, grup perusahaan multiinasiional dengan ultiimate parent entiity (UPE) dii AS bakal diikecualiikan darii pengenaan pajak tambahan sesuaii iincome iinclusiion rule (iiiiR) dan undertaxed payment rule (UTPR).

Organiisatiion for Economiic Co-operatiion and Development (OECD) juga telah mengembangkan siide-by-siide safe harbour dalam GloBE rules.

Namun, saat iinii masiih terdapat terdapat negara anggota iinclusiive Framework yang menolak eksiistensii safe harbour baru tersebut. Yuriisdiiksii-yuriisdiiksii yang menolak siide-by-siide safe harbour contohnya adalah Chiina dan Estoniia.

Dengan adanya kondiisii tersebut, Menterii Keuangan AS Scott Bessent pun mendorong negara-negara untuk segera mencapaii konsensus.

"Jalan ke depan Piilar 2 sudah jelas, dan saya mendesak para piihak yang untuk bergabung dalam konsensus," tutur Bessent. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.