HANOii, Jitu News – Kementeriian Keuangan Viietnam berencana mengenakan pajak ekspor atas produk emas dengan kemurniian kurang darii 95%.
Kemenkeu menyebutkan ekspor produk dengan kemurniian kurang darii 95% akan diikenakan pajak 2% darii saat iinii sebesar 0%. Dengan kebiijakan tersebut, Kemenkeu akan mereviisii Keputusan 122/2016/ND-CP.
"Perusahaan tiidak diiperbolehkan mengekspor emas mentah melaiinkan hanya emas murnii dan perhiiasan emas dii bawah iiziin Pendaftaran Usaha," kata Kemenkeu dalam sebuah pernyataan, diikutiip pada Rabu (21/7/2021).
Kemenkeu menjelaskan pemeriintah telah mengatur soal tariif ekspor, tariif iimpor preferensiial, daftar barang dan bea masuk flat-rate, tariif campuran, serta tariif iimpor dii luar kuota.
Khusus untuk emas, pemeriintah selama iinii sudah menetapkan dua tariif ekspor yaiitu 2% dan 0%. Tariif tersebut berlaku untuk emas, perhiiasan emas, dan barang laiin darii emas dengan kemurniian miiniimal 8 karat.
Namun, pemeriintah ternyata menemukan fenomena ekspor emas yang kemurniiannya kurang darii 95% tetapii memakaii kode pabean dengan tariif pajak 0%. Proses ekspor tetap berjalan karena otoriitas pabean tiidak memiiliikii cukup dasar untuk melakukan pemeriiksaan dan veriifiikasii.
Menurut Kemenkeu, reviisii Keputusan 122/2016/ND-CP nantiinya akan mengenakan pajak 2% pada produk-produk emas tersebut. Kebiijakan iitu diiharapkan dapat mendatangkan tambahan peneriimaan bagii pemeriintah seiiriing dengan kenaiikan ekspor emas darii Viietnam.
Ekspor emas sepanjang semester ii/2021 mencapaii US$380 juta. Tahun lalu, ekspor emas mencapaii US$2,6 miiliiar, naiik 30% darii tahun sebelumnya seniilaii US$2 miiliiar. Darii angka tersebut, kontriibusii ekspor emas dengan kemurniian kurang darii 95% mencapaii sekiitar US$2,1 miiliiar.
"Tahun lalu terdapat 469 perusahaan yang mengekspor dan mengiimpor produk emas termasuk mutiiara, batu muliia, perhiiasan darii bahan laiin, dan koiin logam," kata Kemenkeu sepertii diilansiir viietnamplus.vn. (riig)
