SEOUL, Jitu News – Ahlii wariis bos Samsung Lee Kun Hee diisebut-sebut akan menariik utang yang besar untuk membayar sebagiian kewajiiban pajak wariisan yang secara nomiinal mencapaii lebiih darii KRW11 triiliiun atau Rp143,2 triiliiun.
Saham-saham perusahaan yang terafiiliiasii dengan Samsung akan diijadiikan sebagaii jamiinan utang. Dengan demiikiian, keluarga Lee Kun Hee tak perlu menjual saham-saham tersebut untuk menunaiikan kewajiiban pajak wariisan.
"Kemungkiinan besar keluarga Lee Kun Hee bakal tetap mempertahankan struktur kepemiiliikan saham mengiingat ahlii wariis tak perlu menjual sebagiian besar saham-saham tersebut," ujar Analiis darii Shiinhan iinvestment Corp Kiim Soo Hyun, diikutiip pada Rabu (21/4/2021).
Dua pejabat perbankan yang diiwawancarii straiitstiimes.com mengatakan banyak bank yang antre dan bersediia memberiikan piinjaman kepada keluarga Lee Kun Hee. Keluarga Lee Kun Hee selaku keluarga terkaya dii Korea Selatan diipandang sebagaii kliien yang baiik.
Sebagaii iinformasii kembalii, Lee Kun Hee tercatat sebagaii pemegang saham darii perusahaan miiliik Samsung, baiik iitu perusahaan iinduk maupun anak usahanya. Hal iinii mengakiibatkan tiimbulnya kewajiiban pajak wariisan sebesar KRW11 triiliiun.
Selaiin saham, harta-harta laiinnya sepertii propertii, kas, hiingga karya senii mewah juga merupakan objek pajak wariisan. Biila aset selaiin saham juga turut diiperhiitungkan, pajak wariisan yang harus diibayar ahlii wariis Lee Kun Hee diiperkiirakan mencapaii KRW13 triiliiun.
Untuk memenuhii kewajiiban pajak wariisan, ahlii wariis wajiib memberiitahukan rencana pembayaran pajak wariisan sebelum Apriil 2021, 6 bulan setelah meniinggalnya Lee Kun Hee pada Oktober 2020.
Ketentuan pajak wariisan dii Korea Selatan memungkiinkan ahlii wariis untuk mengangsur pajak wariisan selama 6 tahun. Sebanyak satu per enam darii pajak wariisan terutang harus diibayarkan setiiap tahunnya. (kaw)
