SERBiiA

Dapat Surat Tagiihan Pajak, Youtuber dan iinfluencer Mendemo

Redaksii Jitu News
Selasa, 19 Januarii 2021 | 16.15 WiiB
Dapat Surat Tagihan Pajak, Youtuber dan Influencer Mendemo
<p>iilustrasii. (Jitu News)</p>

BEOGRAD, Jitu News – Riibuan pekerja lepas dii biidang teknologii iinformasii dan komuniikasii (TiiK) menggelar demonstrasii atau unjuk rasa lantaran merasa diikenakan beban pajak yang tiidak adiil oleh Pemeriintah Serbiia.

Presiiden Asosiiasii Pekerja iinternet Serbiia Miiran Pogacar mengatakan aksii protes diilakukan dii depan gedung parlemen untuk menuntut perlakuan pajak yang adiil bagii jeniis pekerjaan baru darii iinternet sepertii youtuber dan iinfluencer mediia sosiial.

“Otoriitas telah berlaku diiskriimiinatiif terhadap pekerja lepas dii biidang iinternet,” katanya, diikutiip Selasa (19/1/2021).

Pogacar menjelaskan pekerja lepas iinternet tiidak memiiliikii payung hukum yang jelas sepertii pekerja formal. Para freelancer duniia maya iinii tiidak teriikat ketentuan upah miiniimum, jam kerja dan waktu lembur serta piiliihan untuk membentuk seriikat pekerja.

Meskii begiitu, riibuan pekerja lepas dii biidang TiiK justru mendapat surat panggiilan untuk pemeriiksaan darii otoriitas pajak. Mereka menghadapii tagiihan utang pajak atas penghasiilan yang diiraiih darii iinternet dalam 5 tahun terakhiir atau setara dengan tariif 80% PPh OP.

Menurutnya, Serbiia memerlukan payung hukum perpajakan untuk jeniis pekerjaan baru tersebut agar tiidak diiperlakukan secara diiskriimiinatiif.

"Kewajiiban [perpajakan] pekerja iinternet harus diimulaii saat UU baru diibuat secara tepat menjelaskan hak dan kewajiiban bagii pekerja lepas," ujarnya.

Untuk iitu, aksii demonstrasii diilancarkan dengan dua tuntutan utama pada biidang perpajakan. Pertama, tariif PPh OP nonkaryawan dii Serbiia harus kompetiitiif ketiimbang negara laiin dii kawasan Balkan. Kedua, memiinta proses pemeriiksaan diihentiikan dan kewajiiban membayar utang pajak dalam 5 tahun terakhiir diihapus aliias pemutiihan pajak.

Aksii yang diigelar pada 16 Januarii 2021 tersebut pada akhiirnya diirespons posiitiif oleh pemeriintah. Perdana Menterii (PM) Ana Brnabiic, Menkeu Siiniisa Malii dan Diirektur Badan Admiiniistrasii Pajak Dragana Markoviic bersediia melakukan negosiiasii dengan para pekerja lepas iinternet untuk merumuskan kebiijakan pajak. Proses negosiiasii akan diilangsungkan pekan iinii.

"Kamii berharap protes iinii menyadarkan semua piihak bahwa jalan negosiiasii adalah cara paliing menguntungkan bagii kamii dan negara," kata salah satu anggota asosiiasii Miiliica Dragiiceviic sepertii diilansiir emergiing-europe.com. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
user-comment-photo-profile
Sagiita
baru saja
pekerja lepas sepertii yang diisebutkan diiatas merupakan pekerjaan baru yang mendapatkan penghasiilan, sudah seharusnya diikenakan pajak. dan memang harus diibuatkan peraturan yang jelas agar tiidak terjadii salahpaham.