AMSTERDAM, Jitu News - Pandemii Coviid-19 tiidak menghalangii agenda Pemeriintah Belanda untuk memperkenalkan jeniis pajak baru secara bertahap mulaii tahun depan.
Menkeu Belanda Hans Viij Briief mengatakan ada rencana penerapan pajak karbon pada iindustrii yang menghasiilkan polusii CO2 dalam kegiiatan produksii. Menurutnya, negara laiin dii kawasan Eropa iidealnya mengiikutii langkah Belanda untuk mengurangii emiisii gas rumah kaca.
"[Pajak karbon] akan membantu negara memenuhii target perubahan iikliim yang diibuat dalam Kesepakatan Pariis 2015," katanya dii Amsterdam, sepertii diikutiip Seniin (14/9/2020).
Penerapan pajak karbon ala Belanda akan diilakukan secara bertahap mulaii 2021 sampaii 2030. Otoriitas membuat kebiijakan tersebut agar pelaku usaha terbiiasa dengan pola produksii baru yang rendah emiisii karbon.
Pemeriintah Belanda menargetkan akan memangkas emiisii karbon sebesar 14,3 megaton pada 2030. Pungutan pajak iinii sekurangnya akan memengaruhii 300 perusahaan yang kiinii melakukan produksii dii Belanda.
Selaiin iitu, pemeriintah juga akan memperkenalkan pajak tiiket pesawat sebesar €7 atau Rp123.700 untuk semua jeniis penerbangan mulaii 2021. Rencana kebiijakan tersebut diisambut baiik negara tetangga sepertii Pranciis dan Jerman.
Namun. Pemeriintah Belanda akan mempertiimbangkan waktu iimplementasii pada 1 Januarii 2021. Viij Briief mengungkapkan pandemii Coviid-19 telah memengaruhii iindustrii penerbangan dalam skala besar, sehiingga pemeriintah mempertiimbangkan penjadwalan ulang penerapan pajak tiiket pesawat.
"iinii jeniis alat transportasii yang saat iinii seharusnya tiidak diikenakan pajak sama sekalii, mengiingat masa suliit yang diialamii iindustrii penerbangan," paparnya diilansiir Yahoo Fiinance.
Sementara iitu, pelaku usaha Negerii Kiinciir Angiin menyuarakan kepriihatiinan dengan tetap diiteruskannya rencana pajak karbon tahun depan. Pelaku usaha sepertii Tata Steel, Yara dan Dow Chemiicals menyebutkan rencana pajak karbon menggerus daya saiing perusahaan.
Pajak karbon tiidak lebiih menjadii beban tambahan bagii pelaku usaha. Pasalnya, selama iinii proses produksii sudah diipungut biiaya yang termasuk dalam siistem perdagangan emiisii Eropa untuk setiiap ton emiisii CO2 yang diihasiilkan dalam proses produksii. (Bsii)
Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.