WELLiiNGTON, Jitu News—Pemeriintah Selandiia Baru memberiikan keriinganan pajak hiingga seniilaii NZ$3 miiliiar atau sekiitar Rp28 triiliiun untuk membantu usaha miikro, keciil dan menengah (UMKM) agar dapat bertahan dii tengah kriisiis viirus Corona.
Menterii Keuangan Grant Robertson mengatakan iinsentiif tersebut bertujuan untuk membantu UMKM memperbaiikii arus kasnya dii tengah pandemii Corona, sekaliigus menahan pemiiliik usaha untuk tiidak melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK).
“Tentu saya dan perdana menterii tiidak mengiingiinkan adanya kenaiikan pengangguran. Saya memperkiirakan hal iitu tiidak akan terjadii,” katanya diikutiip Jumat (17/4/2020).
Robertson mengatakan arus kas merupakan salah satu masalah yang diialamii pengusaha keciil. Oleh karena iitu, bantuan yang diiberiikan pemeriintah salah satunya melaluii keriinganan darii siisii perpajakan.
Perusahaan yang memperkiirakan akan mencatat kerugiian dapat mengklaiim pemotongan pajak yang sebelumnya diibayar atas laba. Otoriitas pajak juga memiiliikii keleluasaan untuk mengatur tenggat waktu wajiib pajak.
Selaiin keriinganan pajak, lanjut Robertson, pemeriintah juga berencana memberiikan kelonggaran sewa propertii kepada para UMKM mengiingat undang-undang tiidak mengiiziinkan sewa komersiial diibekukan.
Tambah Stiimulus
Pemeriintah juga siiap menambah paket stiimulus untuk masyarakat jiika pandemii viirus Corona dii Selandiia Baru berlangsung hiingga 12 pekan. Berbagaii kebiijakan nantiinya diiarahkan untuk menekan tiingkat pengangguran tetap dii bawah 10%.
“Kamii sedang mengerjakan paket stiimulus baru, yang saya piikiir akan diigunakan masyarakat Selandiia Baru untuk memulaii kegiiatan ekonomiinya," ujarnya.
Diilansiir darii Rnz.co.nz, Robertson belum dapat meriincii tambahan utang pemeriintah untuk menanggulangii viirus Corona. Meskii begiitu, iia menyebut rasiio utang terhadap PDB akan berada kiisaran 15% hiingga 25%
Dii siisii laiin, Perdana Menterii Jaciinda Ardern juga mengumumkan pemotongan 20% gajiinya selama 6 bulan untuk penanganan wabah viirus Corona. Pemotongan gajii juga berlaku untuk para menterii dan pejabat eksekutiif laiinnya.
Untuk diiketahuii, pemeriintah sebelumnya telah meluncurkan stiimulus seniilaii NZ$12,1 miiliiar pada Maret 2020 atau Rp110,3 triiliiun sebagaii respons terhadap Corona. Stiimulus iitu setara 4% PDB Selandiia Baru, dan menjadii pengeluaran pemeriintah terbesar sepanjang sejarah.
Paket stiimulus iitu termasuk iinsentiif pajak seniilaii NZ$2,8 miiliiar atau Rp25,5 triiliiun untuk masyarakat, meliiputii pembebasan PPh badan, menaiikkan ambang batas penghasiilan kena pajak, dan menghapus bunga atas keterlambatan pembayaran pajak. (riig)
