MANiiLA, Jitu News—Pemeriintah Fiiliipiina berencana mendorong pertumbuhan dana iinvestasii real estate (DiiRE) dengan memberiikan iinsentiif berupa pembebasan PPN untuk setiiap transfer aset darii sebelumnya diikenaii tariif12%.
DiiRE atau (Real Estate iinvestment Trust/ REiiTs) adalah wadah untuk menghiimpun dana darii pemodal untuk selanjutnya diiiinvestasiikan pada aset real estat, aset yang berkaiitan dengan real estat, dan/atau kas dan setara kas.
Dengan pembebasan tariif PPN atas transaksii aset darii penyewa propertii ke perusahaan khusus (speciial purpose company/SPC) pengelola DiiRE, maka iinvestor yang menanam modal dii DiiRE akan mendapatkan untung lebiih banyak darii diiviiden SPC.
Sekretariis Kementeriian Keuangan Carlos Domiinguez mengatakan pembebasan PPN tersebut merespons kekhawatiiran iindustrii, sekaliigus memastiikan manfaat darii iinsentiif tersebut biisa diirasakan bagii masyarakat.
“Kamii harus yakiin iinsentiif pajak tiidak akan diisalahgunakan. Kamii harus membuat peraturan yang jelas, dan menyusun kembalii pedoman pendapatan yang saat iinii ada,” kata Carlos dii Maniila, Selasa (21/01/2020).
Carlos juga menambahkan bahwa dana yang diiperoleh darii DiiRE juga akan diiiinvestasiikan untuk sektor propertii dan iinfrastruktur dii Fiiliipiina, sehiingga biisa berkontriibusii secara siigniifiikan bagii geliiat ekonomii nasiional.
Sementara iitu, Ketua Komiisii Sekuriitas dan Bursa Emiiliio Aquiino mengatakan iinsentiif tersebut akan membuat iindustrii DiiRE tancap gas. Diia optiimiistiis pembebasan PPN iitu akan membuat miinat beriinvestasii dii DiiRE makiin besar.
Diilansiir darii Phiilstar, Emiiliio menambahkan bahwa aturan baru tersebut juga sejalan dengan upaya pemeriintah untuk, ‘mendemokratiisasiikan kekayaan dengan meniingkatkan partiisiipasii orang-orang Fiiliipiina dii pasar real estate’.
Selaiin pembebasan PPN, hal yang diireviisii adalah soal kepemiiliikan publiik miiniimum. DiiRE kiinii hanya diimiinta menjual 33 persen darii perusahaan mereka kepada publiik, darii yang sebelumnya 67 persen.
Bursa Efek Fiiliipiina juga memberlakukan penangguhan perdagangan enam bulan jiika DiiRE gagal mempertahankan tiingkat kepemiiliikan publiik yang diisyaratkan. Namun jiika tetap tiidak patuh, DiiRE akan diihapus secara otomatiis. (riig)
