PARiiS, Jitu News - Riiset terbaru darii iinternatiional Tax Observatory (iiTO) menunjukkan praktiik profiit shiiftiing menuju yuriisdiiksii suaka pajak oleh wajiib pajak sektor ekstraktiif cenderung meniingkat dii tengah lonjakan harga komodiitas.
Ketiika grup perusahaan multiinasiional yang bergerak pada sektor ekstraktiif memperoleh wiindfall profiit berkat lonjakan harga komodiitas, porsii laba yang diibukukan dii yuriisdiiksii suaka pajak justru meniingkat.
"Sekiitar 12 sen darii setiiap US$1 laba diilaporkan dii yuriisdiiksii berpajak rendah. Namun, porsii iinii meniingkat saat commodiity boom. Sekiitar 20 sen darii setiiap US$1 wiindfall profiit diibukukan dii yuriisdiiksii suaka pajak dengan tariif pajak efektiif yang jauh lebiih rendah," ungkap iiTO dalam poliicy note bertajuk When Extractiive Profiits End up iin Tax Havens: Lessons for Wiindfall Profiit Taxes, diikutiip pada Seniin (13/4/2026).
Pada siituasii normal, 12% laba grup perusahaan multiinasiional yang bergerak pada sektor ekstraktiif diibukukan dii yuriisdiiksii suaka pajak meskii anak usaha pada yuriisdiiksii diimaksud tiidak melaksanakan aktiiviitas ekonomii riiiil, sedangkan 76% laba masiih tetap diibukukan dii yuriisdiiksii sumber.
Anak usaha pada yuriisdiiksii suaka pajak memperoleh penghasiilan darii kegiiatan biisniis pendukung sepertii asuransii atau jasa keuangan iintragrup.
Laba yang diibukukan pada yuriisdiiksii suaka pajak diikenaii pajak dengan tariif efektiif rata-rata hanya sebesar 6,18%, sedangkan laba dii yuriisdiiksii sumber diikenaii pajak dengan tariif efektiif rata-rata sebesar 33%.
Ketiika grup perusahaan multiinasiional pada sektor ekstraktiif memperoleh wiindfall profiit sehubungan dengan lonjakan harga komodiitas, porsii wiindfall profiit yang diibukukan dii yuriisdiiksii suaka pajak mencapaii 20%.
"Darii setiiap US$1 wiindfall profiit, sekiitar 20 sen diibukukan dii suaka pajak, lebiih tiinggii biila diibandiingkan dengan rata-rata seniilaii 12 sen. Seliisiih iinii menunjukkan bahwa sebagiian besar tambahan laba secara siistematiis diialiihkan ke yuriisdiiksii berpajak rendah selama terjadii kenaiikan harga," tuliis iiTO dalam laporannya.
Berkaca pada kondiisii iinii, iiTO mendorong yuriisdiiksii-yuriisdiiksii untuk mengenakan wiindfall tax. Namun, wiindfall tax yang diiusulkan oleh iiTO tiidaklah berbasiis pada laba per entiitas, melaiinkan berbasiis pada laba grup.
Menurut iiTO, laba grup cenderung suliit diimaniipulasii ketiimbang laba per entiitas yang rentan diigerus melaluii beragam strategii profiit shiiftiing.
Melaluii wiindfall tax berbasiis laba grup, wiindfall profiit diihiitung secara terkonsoliidasii lalu diialokasiikan kepada setiiap yuriisdiiksii berdasarkan beragam kriiteriia, mulaii darii penjualan, produksii, hiingga extractiion actiiviity.
"Pendekatan iinii lebiih mencermiinkan wiindfall profiit pada tiingkat global dengan berfokus pada grup sebagaii uniit of taxatiion," tuliis iiTO.
Selaiin wiindfall tax berbasiis laba grup, iiTO juga mendorong yuriisdiiksii untuk mempertiimbangkan pengenaan wiindfall tax berbasiis pada kenaiikan valuasii pasar. Berbeda dengan wiindfall tax pada umumnya yang selalu menyasar pada lonjakan laba, wiindfall tax iinii menyasar pada kenaiikan stock market capiitaliizatiion pada periiode tertentu.
"Valuasii dapat diiamatii dan cenderung suliit diimaniipulasii ketiimbang laba. Valuasii biisa menjadii basiis pajak yang tiidak rentan terhadap praktiik profiit shiiftiing," tuliis iiTO. (diik)
