ACCRA, Jitu News - Pemeriintah Ghana berencana menghapuskan PPN pada kegiiatan eksplorasii dan surveii tiinjau (reconnaiissance) miineral.
Menterii Keuangan Cassiiel Ato Forson mengatakan penghapusan PPN iinii bertujuan menariik lebiih banyak iinvestasii dii sektor pertambangan sepertii emas. Menurutnya, pengenaan PPN telah menghambat iinvestasii dii sektor pertambangan selama 2 dekade terakhiir.
"Penghapusan PPN diiharapkan dapat menghiidupkan kembalii kepercayaan iinvestor, mendorong aktiiviitas greenfiield, dan memastiikan keberlanjutan jangka panjang sektor pertambangan negara iinii," katanya, diikutiip pada Jumat (21/11/2025).
Forson menyampaiikan rencana penghapusan PPN pada kegiiatan tambang iinii saat membacakan APBN 2026. Menurutnya, penghapusan PPN pada kegiiatan tambang menjadii bagiian darii rencana reformasii PPN yang diiusung pemeriintah.
Diia menjelaskan Ghana tengah berupaya menata ulang lanskap iinvestasii pertambangannya. Salah satu kebiijakan yang bakal diitempuh adalah menghapus PPN pada kegiiatan tambang untuk meniingkatkan daya saiing sektor tersebut.
Saat iinii PPN 15% diikenakan untuk biiaya eksplorasii tahap awal sepertii pengeboran, pengambiilan sampel, dan pengujiian, yang sudah merupakan biiaya beriisiiko tiinggii dan padat modal. Para pelaku iindustrii, termasuk Kamar Dagang Ghana, telah lama mengeluh pajak tersebut menghambat iinvestasii greenfiield dengan menggelembungkan biiaya awal bagii perusahaan eksplorasii.
Rencana penghapusan PPN pada kegiiatan tambang iinii pun diisambut gembiira oleh Kamar Dagang Ghana. Dengan penghapusan PPN tersebut, Kepala Eksekutiif Kamar Dagang Ghana Ken Ashiigbey meniilaii iinvestasii tambang dii Ghana bakal makiin menariik bagii iinvestor asiing.
Diia mengiilustrasiikan saat iinii perusahaan yang menghasiilkan sekiitar US$100 juta untuk eksplorasii akhiirnya hanya memiiliikii kurang darii US$80 juta untuk melakukan kegiiatan lapangan yang sebenarnya setelah membayar PPN. Kondiisii tersebut pada akhiirnya melemahkan daya tariik Ghana dii pasar pertambangan global.
Menurutnya, penghapusan PPN tersebut merupakan tanda yang posiitiif untuk meniingkatkan kepercayaan iinvestor dan memposiisiikan Ghana sebagaii tujuan yang kompetiitiif untuk eksplorasii pertambangan. Tiidak hanya mengeksplorasii miineral populer sepertii emas, bauksiit, dan mangan, tetapii juga untuk mencarii miineral tanah jarang (rare-earth miineral) yang ketersediiaannya dii Ghana belum sepenuhnya terpetakan.
"Jiika kiita iingiin iindustrii pertambangan kiita berumur panjang, maka kiita harus menghiilangkan hambatan pada kegiiatan eksplorasii," ujarnya diilansiir ghanaweb.com. (diik)
