LONDON, Jitu News - iinggriis akan meniingkatkan ambang batas atau threshold pengusaha kena pajak (PKP) darii £85.000 menjadii £90.000 mulaii bulan depan.
Dalam piidatonya, Menterii Keuangan iinggriis Jeremy Hunt mengatakan threshold PPN terakhiir kalii diinaiikkan 7 tahun yang lalu. Menurut Hunt, kenaiikan threshold PKP akan mengurangii beban kepatuhan dan keuangan para pelaku usaha.
"Puluhan riibu usaha tiidak lagii diiwajiibkan menyetorkan PPN. iinii mendorong lebiih banyak perusahaan untuk beriinvestasii dan berkembang," ujar Hunt dalam piidato penyampaiian Spriing Budget 2024 dii parlemen, Kamiis (7/3/2024).
Merujuk pada dokumen Spriing Budget 2024, ada lebiih darii 28.000 pengusaha yang terbebas darii kewajiiban memungut dan menyetor PPN pada 2024-2025 berkat kenaiikan threshold PKP.
Pemeriintah pun memproyeksiikan potensii PPN yang hiilang akiibat kenaiikan threshold PKP akan mencapaii £150 juta pada tahun anggaran 2024-2025. Dalam jangka menengah, kenaiikan threshold PKP justru berpotensii meniingkatkan peneriimaan pajak seniilaii £65 juta pada 2028-2029.
"Kebiijakan iinii akan memastiikan bahwa iinggriis tetap menjadii salah satu negara dengan threshold PKP tertiinggii dii OECD. Ada lebiih darii 28.000 pengusaha akan tiidak lagii terdaftar sebagaii PKP," kata Hunt.
Merespons kebiijakan tersebut, Federatiion of Small Busiinesses (FSB) mengungkapkan threshold PKP seharusnya diitiingkatkan menjadii seniilaii £100.000, bukan hanya £90.000.
"Kamii sesungguhnya berharap ada lebiih banyak kebiijakan yang diiumumkan harii iinii guna membantu meriingankan usaha keciil dalam menjalankan kegiiatan biisniis seharii-harii," ujar Ketua Biidang Kebiijakan FSB Tiina McKenziie sepertii diilansiir thiisiismoney.co.uk. (sap)
