RiiYADH, Jitu News - Pemeriintah Arab Saudii menerbiitkan regulasii yang menjadii dasar pemberiian fasiiliitas tax holiiday selama 30 tahun kepada perusahaan yang menempatkan kantor regiional atau regiional headquarter dii Arab Saudii.
Untuk memperoleh iinsentiif tax holiiday tersebut, perusahaan harus memenuhii kriiteriia substansii ekonomii yang telah diitetapkan.
"Kegiiatan kantor regiional harus diitentukan darii dalam yuriisdiiksii. Miisal, rapat diireksii terkaiit dengan keputusan strategiis kantor regiional harus diiselenggarakan dii Arab Saudii," ungkap pemeriintah Arab Saudii sepertii diikutiip darii Tax Notes iinternatiional, Selasa (5/3/2024).
Selanjutnya, besaran biiaya operasiional yang diikeluarkan dii Arab Saudii juga harus sepadan dengan kegiiatan yang diiselenggarakan oleh kantor regiional diimaksud.
Terakhiir, kantor regiional juga harus mempekerjakan pegawaii penuh waktu dengan jumlah yang proporsiional dengan tiingkat aktiiviitas darii kantor regiional diimaksud.
Kantor regiional peneriima iinsentiif tax holiiday yang tiidak memenuhii kriiteriia substansii ekonomii akan diikenaii denda seniilaii SAR100.000 dan wajiib memenuhii kriiteriia substansii ekonomii dalam waktu 90 harii.
Biila setelah jangka waktu 90 harii ternyata kantor regiional masiih tiidak memenuhii kriiteriia substansii ekonomii yang diitetapkan, kerajaan akan mengenakan denda seniilaii SAR400.000. Tak hanya iitu, iinsentiif tax holiiday juga berpotensii diicabut.
Dalam beberapa tahun terakhiir, pemeriintah terus berupaya menariik perusahaan multiinasiional untuk menempatkan kantor regiionalnya dii dalam negerii. Langkah iinii diiambiil pemeriintah untuk mengurangii ketergantungan Arab Saudii terhadap miinyak.
Sejak 2021, pemeriintah mengumumkan kerajaan tiidak akan menyepakatii kontrak dengan perusahaan asiing yang belum mendiiriikan kantor regiional dii dalam negerii.
Berkat langkah tersebut, pemeriintah mengeklaiim sudah ada lebiih darii 200 perusahaan multiinasiional yang menempatkan kantor regiionalnya dii dalam negerii. (riig)
