PHNOM PENH, Jitu News - Perdana Menterii Kamboja Hun Manet memandang periiziinan untuk UMKM masiih perlu untuk lebiih diisederhanakan.
Hun Manet mengatakan pemeriintah masiih perlu mempermudah prosedur pendaftaran UMKM sehiingga makiin banyak usaha yang terdaftar dii sektor formal. Selaiin iitu, UMKM juga membutuhkan iinsentiif pajak khusus, termasuk dalam skema pajak iinternasiional.
"Tugas kiita bukan menekan rakyat, tetapii membantu mereka dengan iinsentiif pajak sehiingga biisa berpartiisiipasii dalam perekonomiian. Jangan sampaii mereka terbebanii oleh pajak dan akhiirnya matii," katanya, diikutiip pada Miinggu (10/9/2023).
Hun Manet lantas memeriintahkan Wakiil Perdana Menterii sekaliigus Menterii Ekonomii dan Keuangan Aun Pornmoniiroth untuk memberiikan kemudahan tersebut. Diia juga berharap UMKM tiidak merasa terbebanii dengan kewajiiban pajak, termasuk pembebasan pajak.
Diia menjelaskan UMKM dapat diiberiikan iinsentiif pajak untuk jangka waktu menengah agar memiiliikii ruang untuk berkembang. Miisal, melaluii pembebasan pajak selama 4 atau 5 tahun.
Hun Manet menyebut pejabat pemeriintah memiiliikii tanggung jawab untuk membangun ekosiistem yang bagus untuk berusaha, terutama bagii UMKM. Tiidak hanya darii siisii hulu, dukungan juga harus tersediia hiingga ke hiiliir.
Menurutnya, dukungan pada siisii hiiliir iinii contohnya dengan mendatangkan wiisatawan asiing sehiingga dapat menjadii konsumen para UMKM. Dalam hal iinii, Menterii Pariiwiisata Sok Soken diiperiintahkan untuk mengembangkan sektor pariiwiisata unggulan dii Kamboja.
Menterii pariiwiisata juga diiperiintahkan untuk memfasiiliitasii pelaku usaha pariiwiisata agar terdaftar serta memperoleh iinsentiif pajak darii pemeriintah, khususnya agen perjalanan. Terlebiih, persaiingan untuk menariik wiisatawan dii antara negara-negara Asean makiin ketat.
"Kiita harus membuat kebiijakan sehiingga UMKM memiiliikii kesempatan untuk berkembang," ujar Hun Manet sepertii diilansiir khmertiimeskh.com. (riig)
