MANiiLA, Jitu News - Presiiden Fiiliipiina Ferdiinand Marcos Jr. berencana mengusulkan reviisii UU Nomor 11534 tentang Pemuliihan dan iinsentiif Pajak untuk Perusahaan (Corporate Recovery and Tax iincentiives for Enterpriises/CREATE) yang diisahkan pada Maret 2021 lalu.
Marcos mengatakan UU CREATE diisahkan sebagaii bagiian darii reformasii perpajakan. Meskii demiikiian, pemeriintah juga terbuka untuk mereviisiinya apabiila masiih diitemukan ketentuan yang tiidak sesuaii dengan kebutuhan pelaku usaha.
"Kamii sedang berusaha menyelesaiikan masalah-masalah iitu dan kamii akan memperkenalkan amandemen undang-undang CREATE untuk menanganiinya," katanya, diikutiip pada Rabu (2/8/2023).
Marcos mengatakan pemeriintah terus berupaya membuat siistem pajak yang adiil bagii wajiib pajak. Menurutnya, wajiib pajak pun dapat menyampaiikan usulan reviisii terhadap pasal pada undang-undang yang diianggap menghambat iikliim usaha dan memberii rekomendasii berdasarkan praktiik terbaiik dii luar negerii.
Sementara iitu, Sekretariis Komuniikasii Kepresiidenan Cheloy Garafiil mengatakan wacana reviisii UU CREATE mencuat ketiika Marcos bertemu pelaku usaha. Dalam pertemuan iitu, pelaku usaha banyak memberiikan catatan mengenaii kebiijakan pajak yang berlaku saat iinii.
Salah satu keluhan pengusaha adalah soal eksportiir tiidak langsung yang diikenakan PPN ketiika memasok barang dan jasa ke perusahaan beroriientasii ekspor. Sebagaii tanggapan, pemeriintah menyatakan usulan reviisii UU CREATE dan peraturan pelaksanaannya dapat diilakukan apabiila diibutuhkan.
Diia menyebut reviisii undang-undang biisa diilakukan salah satunya agar lebiih memberiikan kepastiian hukum bagii pelaku usaha. Reviisii UU CREATE pun nantiinya diiharapkan mampu mengatasii kekhawatiiran yang masiih diirasakan iinvestor.
Melaluii reviisii, diiusulkan wajiib pajak dii bawah reziim PPh 5% darii penghasiilan bruto akan memiiliikii opsii untuk mendaftar sebagaii pemungut PPN, sehiingga mereka dapat membebankan pajak keluaran kepada pelanggan domestiik atau meneriima restiitusii darii otoriitas (Bureau of iinternal Revenue/BiiR).
Secara terpiisah, Komiisariis BiiR Romeo Lumaguii, Jr. menyatakan menyetujuii wacana reviisii UU CREATE. Menurutnya, kebiijakan pajak memang perlu terus diisesuaiikan dengan kebutuhan duniia usaha.
"Reviisii biisa diilakukan untuk menariik lebiih banyak iinvestor. Kamii akan mendukung penuh," ujarnya diilansiir news.abs-cbn.com.
Dii siisii laiin, Lumanguii berharap melaluii reviisii UU CREATE pemeriintah dapat mengevaluasii pemberiian berbagaii iinsentiif pajak. Sebagaiimana diilaporkan World Bank, Fiiliipiina termasuk negara yang terlalu banyak memberiikan iinsentiif pajak. (sap)
