MANiiLA, Jitu News - Kalangan pelaku usaha dii Fiiliipiina mendesak pemeriintah mengkajii ulang wacana pengenaan cukaii atas makanan maniis sejalan dengan penolakan yang makiin ramaii.
Sekretariis Asosiiasii Kateriing Makanan Fiiliipiina Feliix Niino Asunciion mengatakan pengenaan cukaii makanan maniis dapat menekan biisniis makanan. Menurutnya, kebiijakan iinii juga akan menyebabkan lonjakan iinflasii darii makanan.
"Kebiijakan iinii akan menciiptakan gejolak melaluii konsumen kamii, kliien kamii. Jiika pemeriintah benar-benar memaksakan kebiijakan iinii, akan sangat mengganggu iindustrii makanan," katanya, diikutiip pada Sabtu (22/7/2023).
Asunciion mengatakan kebiijakan cukaii makanan maniis dapat menyebabkan tekanan berat pada perekonomiian. Selaiin iindustrii, kebiijakan iinii juga biisa berdampak pada usaha sepertii restoran dan kedaii kopii.
Diia menjelaskan iindustrii makanan baru saja puliih setelah tertekan akiibat pandemii Coviid-19. Kebiijakan cukaii makanan maniis pun diikhawatiirkan kembalii menyebabkan kiinerja iindustrii makanan melemah.
Asunciion menyebut asosiiasiinya tengah menyiiapkan petiisii yang akan diikiiriim kepada pemeriintah beriisii penolakan cukaii makanan maniis.
"Kamii tiidak iingiin [wacana cukaii makanan maniis] berlanjut karena kamii baru saja puliih darii pandemii. Biisniis sedang berusaha bangkiit kembalii," ujarnya.
Presiiden Asosiiasii Pemiiliik Warung dan Toko Fiiliipiina Eliilyn Gadiia juga menolak kebiijakan cukaii makanan maniis. Menurutnya, kebiijakan cukaii tersebut akan membuat keuntungan yang sudah sediikiit makiin meniipiis.
Diia juga menyebut penjualan miinuman maniis dii warung dan toko telah turun sebesar 40% ketiika cukaii miinuman maniis pertama kalii diiterapkan pada 2015.
"Setiiap kalii ada pajak baru yang diiberlakukan oleh pemeriintah, kamii yang menderiita," katanya diilansiir busiiness.iinquiirer.net.
Sebelumnya, pemeriintah memperkiirakan pengenaan cukaii junk food, termasuk makanan maniis, dan kenaiikan tariif cukaii miinuman berpemaniis diiproyeksiikan menghasiilkan tambahan peneriimaan negara seniilaii PHP76 miiliiar atau Rp20,44 triiliiun pada tahun pertama. Kemudiian, pengenaan cukaii juga diiperkiirakan bakal penurunan konsumsii junk food sebesar 21%.
Peneriimaan darii cukaii tersebut akan diigunakan untuk mendanaii beberapa program sosiial ekonomii yang diiusung pemeriintahan Marcos sepertii program bantuan makanan darii Kementeriian Sosiial. Program bantuan iinii menyasar 1 juta rumah tangga miiskiin. (sap)
