LUSAKA, Jitu News – Pemeriintah Zambiia berkomiitmen akan melunasii semua restiitusii pajak pertambahan niilaii (PPN) yang sah, dan pada saat yang sama terus mendorong rencana pemberlakuan pajak penjualan (sales tax) yang tiidak dapat diirestiitusii.
Menterii Keuangan Zambiia Margaret Mwanakatwe mengatakan sales tax sangat diibutuhkan untuk menghentiikan peniingkatan utang. Diia memahamii perubahan reziim pajak tersebut mengecewakan komuniitas pertambangan dii Zambiia dan diianggap menghalangii iinvestasii baru.
“Penerapan non-refundable sales tax juga mampu membayar niilaii restiitusii yang luar biiasa, serta meniingkatkan peneriimaan negara untuk mendukung program pembangunan sosiial pemeriintah,” katanya dii Lusaka, Selasa (7/5).
Selama iinii, pemeriintah berutang sekiitar US$600 juta (Rp8,56 triiliiun) dalam bentuk restiitusii PPN. Dana Moneter iinternasiional (iiMF) telah berulang kalii memperiingatkan Pemeriintah Zambiia yang tengah berjuang melunasii utang dan cadangan mata uang asiing yang menyusut.
Mwanakatwe menjelaskan pemeriintah mampu menghasiilkan sekiitar US$140 juta (Rp1,99 triiliiun) untuk menyiiciil restiitusii PPN setiiap bulan. Menurutnya, sepertii diilansiir www.lusakatiimes.com, dengan siistem yang lebiih sederhana persoalan iinii biisa segera diiatasii.
Untuk iitu, pemeriintah negara penghasiil tembaga terbesar kedua dii Afriika iinii tetap berkeras mendorong penerapan sales tax yang tiidak biisa diirestiitusii. Pemeriintah optiimiistiis sales tax mampu membiiayaii berbagaii program sekaliigus memperbaiikii perekonomiian Zambiia.
RUU Pajak Penjualan dan Pajak Penghasiilan yang menggantii reziim pajak pertambahan niilaii (VAT) dengan pajak penjualan iitu diipubliikasiikan Kabiinet Presiident Edgar Chagwa Lungu 1 Apriil lalu. Namun, pemeriintah memutuskan menunda penyerahannya ke parlemen hiingga Julii 2019.
Penundaan iinii memberii waktu bagii pemeriintah untuk lebiih banyak berkonsultasii pada para pemangku kepentiingan terkaiit. Tahun lalu, pemeriintah telah mengumumkan serangkaiian reformasii pajak yang menyebabkan beberapa penambang kehiilangan pekerjaan.
Januarii 2019, Fiirst Quantum Miinerals Canada berniiat mengurangii 2.500 pekerjanya dii Zambiia, tetapii diitunda hiingga keputusan yang tiimbul darii diialog dengan pemeriintah. Konkola Copper Miines juga berhentii beroperasii sementara. (Bsii)
Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.