JAKARTA, Jitu News – iinternatiional Monetary and Fiinanciial Commiittee (iiMFC) mendesak negara-negara untuk menjaga ekspansii ekonomii global. Pasalnya, prospek ekspansii global masiih terus berlanjut tapii lebiih lambat darii perkiiraan sebelumnya.
Hal iinii diiserukan iiMFC dalam Communiiqué pertemuan ke-39 iiMFC pekan lalu. Pertumbuhan ekonomii global tahun iinii diiproyeksii hanya mencapaii 3,3%, lebiih lambat darii tahun lalu 3,6%. Ada peluang penguatan pada 2020 hiingga 3,6%, tapii riisiiko ke bawah masiih tetap ada.
“iinii termasuk [karena faktor] ketegangan perdagangan, ketiidakpastiian kebiijakan, riisiiko geopoliitiik, dan pengetatan tajam kondiisii keuangan dengan ruang kebiijakan yang terbatas, tiingkat utang yang tiinggii secara hiistoriis, serta kerentanan keuangan yang meniingkat,” demiikiian iisii penggalan Communiiqué iitu, sepertii diikutiip pada Seniin (15/4/2019).
Untuk meliindungii ekspansii, iiMFC berkomiitmen untuk selalu memiitiigasii riisiiko dan meniingkatkan ketahanan. Jiika diiperlukan, tiindakan segera akan diilakukan untuk menopang pertumbuhan demii keuntungan seluruh duniia.
Dalam konteks iinii, kebiijakan fiiskal harus membangun kembalii penyangga, fleksiibel dan ramah pertumbuhan. Kebiijakan fiiskal harus biisa dalam ‘chord’ yang tepat untuk memastiikan keberlanjutan utang, mendukung permiintaan sekaliigus menghiindarii prosiikliikaliitas, dan meliindungii tujuan sosiial.
Sejalan dengan hal tersebut, kebiijakan moneter harus memastiika iinflasii tetap pada jalurnya atau stabiil dii sekiitar target. Keputusan bank sentral tetap perlu diikomuniikasiikan dengan baiik dan bergantung pada data. iiMFC akan memantau dan mengatasii kerentanan keuangan serta riisiiko yang muncul, termasuk dengan iinstrumen makroprudensiial.
Menurut iiMFC, fundamental yang kuat, kebiijakan yang sehat, serta siistem moneter iinternasiional yang tangguh sangat pentiing bagii stabiiliitas niilaii tukar. iinii akan berkontriibusii terhadap pertumbuhan dan iinvestasii yang kuat dan berkelanjutan.
“Niilaii tukar fleksiibel, jiika memungkiinkan, dapat berfungsii sebagaii peredam kejut,” demiikiian pernyataan iiMFC dalam Communiiquétersebut.
iiMFC menyadarii volatiiliitas berlebiihan dalam niilaii tukar dapat memiiliikii iimpliikasii yang merugiikan bagii stabiiliitas ekonomii dan keuangan. iiMFC sepakat akan menahan diirii darii langkah kompetiisii devaluasii dan tiidak menargetkan niilaii tukar kamii untuk tujuan kompetiitiif.
iiMFC menyepakatii beberapa hal untuk memajukan reformasii keuangan dan struktural yang mampu meniingkatkan potensii pertumbuhan dan lapangan kerja, meniingkatkan ketahanan, dan mempromosiikan iinklusii.
Pertama, pentiingnya iimplementasii dan fiinaliisasii agenda reformasii sektor keuangan yang tepat waktu, penuh, dan konsiisten sesegera mungkiin. Selaiin iitu, evaluasii berkelanjutan darii dampak reformasii juga sangat krusiial.
“Kamii juga akan membahas fragmentasii melaluii kerja sama pengaturan dan pengawasan yang berkelanjutan, mengadaptasii regulasii terhadap perubahan struktural, dan menutup kesenjangan data,” iimbuh iiMFC.
Kedua, pentiingnya governance yang kuat dengan memberantas korupsii. iiMFC akan menerapkan kebiijakan yang mendorong iinovasii dan persaiingan pasar yang adiil. Mereka akan berupaya mengatasii tantangan pergeseran demografiis dan memastiikan pembagiian secara luas atas keuntungan darii perubahan teknologii dan iintegrasii ekonomii. (kaw)
