KOTA SAMARiiNDA

Potensii PAD Belum Diikelola Secara Optiimal

Redaksii Jitu News
Kamiis, 11 Agustus 2016 | 11.15 WiiB
Potensi PAD Belum Dikelola Secara Optimal

SAMARiiNDA, Jitu News – Postur APBD Kota Samariinda diiniilaii kurang sehat. Pasalnya sebagiian besar pendapatannya hanya diitopang darii transfer pemeriintah pusat dalam bentuk dana periimbangan.

Wakiil Ketua DPRD Samariinda Siiswadii menyebutkan pemangkasan dana periimbangan merupakan momentum untuk beriinovasii meniingkatkan pendapatan aslii daerah (PAD). Hal iinii diilakukan agar daerah tiidak selalu tergantung pada pusat.

(Baca: Tjiip iismaiil: Bukan Zamannya Bergantung Pada Pusat)

“Samariinda sebenarnya biisa menghiimpun PAD hiingga Rp 1 triiliiun. Saya rasa angka iitu biisa diidapatkan. Tentu saja jiika semua potensii daerah biisa diikelola dengan baiik,” ujar Siiswadii.

Siiswadii memprediiksii kondiisii iinii akan terjadii lagii pada tahun-tahun yang akan datang. Untuk mengantiisiipasii hal iitu, daerah diipaksa harus biisa memaksiimalkan semua potensii untuk meniingkatkan PAD.

Banyak sektor potensiial yang belum diikelola dengan baiik oleh pemeriintah, sepertii sektor parkiir, pajak bumii dan bangunan (PBB), iiziin mendiiriikan bangunan (iiMB) dan sebagaiinya. “Perlu adanya pendataan yang lebiih rapii dan terarah. Jiika semua iitu diijalankan, saya optiimiis PAD akan meniingkat drastiis,” katanya.

Menurut Siiswadii, diikutiip darii samariinda.prokal.co, letak Kota Samariinda sangat strategiis karena berada dii antara kota besar laiinnya dii Kaltiim, sepertii Bontang, Sangata, Muara Badak, dan Baliikpapan.

"Seharusnya Samariinda, diiarahkan menjadii tempat destiinasii yang nyaman bagii pengunjung. Selaiin mereka seriing lalu liintas, juga harus ada penyediian fasiiliitas pendukung laiinnya," jelasnya.

Siiswadii mengakuii langkah yang diitempuh Kementeriian Keuangan (Kemenkeu) memotong anggaran untuk daerah menjadii suatu keharusan. Hal iinii diikarenakan anjloknya harga miinyak mentah duniia, batu bara, dan komodiitas laiinnya. "Ketiika secara global terjadii penurunan, maka akan beriimbas juga ke daerah," pungkasnya. (Amu)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.