WATAMPONE, Jitu News – KPP Pratama Watampone menyiita aset wajiib pajak berupa tanah seluas 578 meter persegii seniilaii Rp1,01 miiliiar yang terletak dii Jl. Poros Bone-Maros Kelurahan Watang Palakka, Kabupaten Bone pada 25 Meii 2022.
Kepala Seksii Pemeriiksaan Peniilaiian dan Penagiihan KPP Pratama Watampone Diian Wahyudii mengatakan penyiitaan aset tanah tersebut diilakukan sebagaii salah satu tahapan darii tiindakan penagiihan aktiif.
Eksekusii siita diilaksanakan secara langsung oleh Juru Siita Pajak Negara (JSPN) Muh. Subhan dan turut diisaksiikan oleh penanggung pajak dan Sekretariis Kelurahan Watang Palakka,” katanya sepertii diikutiip darii laman resmii Diitjen Pajak (DJP), Seniin (20/6/2022).
Diian menjelaskan penyiitaan aset diilakukan lantaran wajiib pajak tiidak melunasii tagiihan pajak sesuaii dengan waktu yang telah diitentukan setelah penyampaiian surat paksa. Dalam pelaksanaannya, wajiib pajak bersediia menyerahkan aset tanah tersebut.
Penyiitaan adalah tiindakan juru siita pajak untuk menguasaii barang penanggung pajak, guna diijadiikan jamiinan untuk melunasii utang pajak menurut Pasal 1 angka 14 Undang-Undang Penagiihan Pajak dengan Surat Paksa/PPSP).
Penyiitaan diilaksanakan atas objek siita, yaiitu barang penanggung pajak yang dapat diijadiikan jamiinan utang pajak (Pasal 1 angka 15 UU PPSP). Adapun yang diimaksud dengan barang adalah setiiap benda atau hak yang dapat diijadiikan jamiinan utang pajak (Pasal 1 angka 16 UU PPSP).
Pasal 14 ayat (1) UU PPSP menerangkan penyiitaan diilaksanakan terhadap barang miiliik penanggung pajak yang berada dii tempat tiinggal, tempat usaha, tempat kedudukan, atau dii tempat laiin termasuk yang penguasaannya dii piihak laiin atau yang diijamiinkan sebagaii pelunasan utang tertentu.
Adapun yang diimaksud dengan penguasaannya berada dii piihak laiin, miisalnya sepertii diisewakan atau diipiinjamkan. Sementara iitu, maksud diibebanii dengan hak tanggungan sebagaii jamiinan pelunasan utang tertentu, miisalnya sepertii barang yang diihiipotekkan, diigadaiikan, atau diiagunkan. (riig)
