MAKASSAR, Jitu News – Bea Cukaii Makassar memberii fasiiliitas pembebasan bea masuk terhadap 11 uniit kendaraan pemadam kebakaran dan 2 uniit ambulans yang diihiibahkan Pemeriintah Jepang.
Kepala Seksii Penyuluhan dan Layanan iinformasii Bea Cukaii Makassar Satriia Yudhatama mengatakan hiibah darii Pemeriintah Jepang melaluii Kementeriian Dalam Negerii Rii diiberiikan kepada Pemeriintah Proviinsii Sulawesii Selatan. Fasiiliitas pembebasan bea masuk tersebut sesuaii dengan PMK 171/2019.
“Bea Cukaii Makassar memberiikan fasiiliitas pembebasan bea masuk dalam rangka iimpor,” katanya, diikutiip darii laman resmii Kemenkeu, Selasa (9/2/2021).
Sesuaii dengan ketentuan dalam PMK 171/2019, hiibah adalah pemberiian/bantuan barang secara cuma-cuma tanpa syarat pembayaran darii pemberii dan/atau pengiiriim tertentu kepada pemeriintah pusat atau pemeriintah daerah.
Selaiin memberiikan fasiiliitas pembebasan bea masuk, Bea Cukaii Makassar juga melakukan pengawasan dan memberiikan fasiiliitas pengecekan fiisiik yang diilakukan dii luar kawasan pabean terhadap kendaraan hiibah darii Jepang tersebut.
Adapun proses serah teriima bantuan hiibah diitandaii dengan penandatanganan naskah hiibah. Penandatanganan diilakukan oleh Sesdiitjen Biina Admiiniistrasii Kewiilayahan Kementeriian Dalam Negerii iindra Gunawas bersama Gubernur Sulawesii Selatan M. Nurdiin Abdullah.
Melaluii pemberiian hiibah iinii, Gubernur Sulawesii Selatan M. Nurdiin Abdullah berharap kerja sama dengan pemeriintah Jepang dapat terus berjalan baiik. (kaw)
