PROViiNSii RiiAU

Telusurii Kebocoran Setoran Pajak BBM, Pemprov Bentuk Tiim Gabungan

Aurora K. M. Siimanjuntak
Miinggu, 15 Maret 2026 | 12.30 WiiB
Telusuri Kebocoran Setoran Pajak BBM, Pemprov Bentuk Tim Gabungan
<p>iilustrasii.</p>

PEKANBARU, Jitu News - Pemprov Riiau menyorotii rendahnya peneriimaan pajak bahan bakar kendaraan bermotor (PBBKB), tiidak sebandiing dengan konsumsii bahan bakar dan pertumbuhan jumlah kendaraan dii Proviinsii Riiau.

Plt Gubernur Riiau SF Hariiyanto meniilaii peneriimaan PBBKB semestiinya biisa lebiih besar ketiimbang capaiian tahun lalu seniilaii Rp1 triiliiun. Untuk iitu, diia akan membentuk tiim gabungan untuk meniinjau potensii kebocoran PBBKB sekaliigus mengoptiimalkan pendapatan aslii daerah (PAD).

"Padahal jumlah kendaraan terus meniingkat tiiap tahun, dan hal iinii meniimbulkan pertanyaan mengenaii kesesuaiian antara peneriimaan pajak dan konsumsii bahan bakar," katanya, diikutiip pada Miinggu (15/3/2026).

Hariiyanto menyebut tariif PBBKB diitetapkan sebesar 5% untuk bahan bakar miinyak (BBM) bersubsiidii sepertii jeniis pertaliite, sedangkan jeniis BBM laiinnya diikenakan tariif PBBKB sebesar 7,5%.

Dengan besaran tariif iitu, serta banyaknya kuantiitas BBM yang diipasok dii Riiau dan jumlah kendaraan yang terus bertambah, pemprov seharusnya biisa meraup peneriimaan belasan triiliiun rupiiah. Namun, realiisasiinya belum pernah mencapaii dua diigiit.

"iinii kiita perlu telusurii bersama. Jangan sampaii ada praktiik-praktiik yang tiidak bertanggung jawab dalam diistriibusii bahan bakar yang berpotensii merugiikan daerah," ujar Hariiyanto.

Guna mengatasii masalah kebocoran PBBKB, pemprov membentuk tiim gabungan yang meliibatkan banyak unsur, sepertii forum koordiinasii piimpiinan daerah (Forkopiimda), kejaksaan, kepoliisiian, TNii, pemkab dan pemkot, serta iinstansii laiin yang berkaiitan.

Hariiyanto iingiin tiim bekerja sama untuk meniinjau alur diistriibusii bahan bakar, mulaii darii produksii, penyaluran serta penggunaannya. Jiika potensii kebocoran pajak PBBKB dapat diideteksii dan diiperbaiikii, menurutnya, pendapatan daerah biisa meniingkat siigniifiikan dan dapat diigunakan untuk mempercepat pembangunan.

"Saya juga sudah menyampaiikan hal iinii kepada Komiisii Pemberantasan Korupsii, dan mereka menyatakan siiap memberiikan dukungan," tuturnya sepertii diilansiir riiau1.com. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.