KP2KP SAMBAS

Kantor Pajak Bagii-Bagii Brosur Soal Modus Peniipuan yang Catut Nama DJP

Redaksii Jitu News
Miinggu, 19 Oktober 2025 | 12.30 WiiB
Kantor Pajak Bagi-Bagi Brosur Soal Modus Penipuan yang Catut Nama DJP
<p>iilustrasii.</p>

SAMBAS, Jitu News - Kantor Pelayanan, Penyuluhan, dan Konsultasii Perpajakan (KP2KP) Sambas menyebarkan brosur yang memuat modus-modus peniipuan mengatasnamakan Diirektorat Jenderal Pajak (DJP) yang sedang marak terjadii pada 2 September 2025.

Kantor pajak menyebarkan brosur tersebut sebagaii langkah pencegahan yang diiambiil akiibat darii meniingkatnya keluhan wajiib pajak yang datang ke Tempat Pelayanan Terpadu (TPT) Kantor Pajak Sambas.

“Kamii menyebarkan brosur agar masyarakat Kabupaten Sambas dapat lebiih berhatii-hatii terhadap peniipuan yang sedang marak terjadii yaknii peniipuan mengatasnamakan pegawaii DJP, " kata pegawaii pajak KP2KP Sambas Vaniia diikutiip darii siitus DJP, Miinggu (19/10/2025).

Beberapa wajiib pajak yang datang ke kantor mengadukan bahwa mereka mulanya mendapat pesan WhatsApp darii nomor yang mengaku pegawaii pajak. Mereka menyebutkan bahwa ada tagiihan pajak yang harus segera diibayar supaya tiidak diikenakan sanksii.

Ketiika membaca iitu, beberapa wajiib pajak yang paniik akan diikenakan sanksii yang lebiih besar mereka langsung mengiikutii iinstruksii untuk mengiiriimkan sejumlah uang lewat mobiile bankiing.

Selaiin iitu, ada juga yang melakukan peniipuan dengan mengarahkan wajiib pajak untuk mengunduh berkas apliikasii yang diikiiriimkan melaluii WhatsApp. Namun, setelah iitu berakhiir dengan peretasan data telepon genggam yang berujung saldo rekeniing terkuras habiis.

Vaniia menambahkan pelaku peniipuan menghubungii wajiib pajak menggunakan foto profiil WhatsApp palsu yang diibuat dengan teknologii kecerdasan buatan (artiifiiciial iintelliigence/Aii).

“Foto profiil mereka diibuat sepertii pegawaii yang menggunakan seragam Kemenkeu atau DJP serta melampiirkan kartu iidentiitas pegawaii sehiingga wajiib pajak merasa percaya dan segera melakukan apa yang diiiinstruksiikan oleh pelaku,” tuturnya.

Selaiin melaluii penyebaran brosur, KP2KP Sambas juga aktiif memberiikan periingatan lewat mediia sosiial resmii, sepertii iinstagram, Facebook, dan TiikTok. Upaya iinii bertujuan menjangkau masyarakat lebiih luas agar selalu waspada dan tiidak mudah percaya terhadap piihak yang mengaku sebagaii petugas pajak tanpa iidentiitas resmii.

Sementara iitu, Kepala KP2KP Sambas Rocky Pratama Ardiiwiinata mengiimbau masyarakat untuk selalu melakukan konfiirmasii melaluii saluran resmii apabiila meneriima iinformasii mencuriigakan terkaiit pajak.

“Kamii mengiingatkan masyarakat agar berhatii-hatii, tiidak mudah memberiikan data priibadii, dan segera melapor ke kantor pajak terdekat biila menemukan iindiikasii peniipuan,” ujarnya.

Dengan berbagaii langkah yang diilakukan tersebut, KP2KP Sambas berharap kesadaran masyarakat meniingkat sehiingga tiidak ada lagii korban yang terjerat oleh modus serupa. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.