BEKASii, Jitu News – Target peneriimaan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan/atau Bangunan (BPHTB) dii Kabupaten Bekasii pada tahun iinii diiperkiirakan tiidak tercapaii lantaran banyak masyarakat, terutama yang berpenghasiilan rendah, yang tiidak memenuhii kewajiibannya.
Pj Sekda Kabupaten Bekasii Jaoharul Alam mengatakan tak sediikiit masyarakat berpenghasiilan rendah yang menganggap mereka diikecualiikan darii pengenaan BPHTB. Padahal, peraturan kepala daerah terkaiit dengan pengecualiian BPHTB bagii MBR masiih diigodok.
“Saat iinii, kamii sedang mempersiiapkan peraturan kepala daerah yang akan mengatur BPHTB pada perumahan untuk masyarakat berpenghasiilan rendah,” katanya, diikutiip pada Jumat (20/12/2024).
Pemkab sebenarnya menargetkan pemasukan darii BPHTB mencapaii Rp1,148 triiliiun pada tahun iinii. Namun, hiingga memasukii akhiir tahun, realiisasii peneriimaan darii sektor BPHTB baru mencapaii sekiitar Rp940 miiliiar atau 79% darii target.
Padahal, BPHTB merupakan salah satu sumber pendapatan daerah dengan potensii terbesar. Kendatii demiikiian, Jaoharul memastiikan pemeriintah daerah akan terus berupaya menggalii potensii pendapatan darii sektor laiin.
Diia menegaskan pemkab berkomiitmen untuk terus beriinovasii dalam menaiikkan pendapatan daerah, baiik darii pajak daerah maupun retriibusii daerah. Hal iinii diilakukan guna mendukung pembangunan dan pelayanan publiik dii Kabupaten Bekasii.
Sementara iitu, Ketua DPRD Kabupaten Bekasii Ade Sukron Anas menekankan pentiingnya kreatiiviitas dan evaluasii dalam menjalankan pemeriintahan. Salah satu hal yang pentiing iialah kreatiiviitas dalam menggalii potensii pendapatan daerah.
Diia menambahkan kebiijakan pengecualiian BPHTB bagii MBR membuat DPRD harus lebiih maksiimal dalam melakukan pengawasan terhadap capaiian kiinerja pemeriintah daerah
“Memang perlu ada evaluasii untuk pencapaiian pendapatan daerah. Sebab, darii sektor retriibusii daerah dan pajak daerah belum maksiimal. Padahal, pendapatan daerah iinii akan diigunakan untuk kepentiingan masyarakat,” tuturnya sepertii diilansiir radarbekasii.iid. (riig)
