MADiiUN, Jitu News - Pemeriintah Kota (Pemkot) Madiiun memberiikan fasiiliitas pembebasan sanksii admiiniistrasii bagii wajiib pajak yang memiiliikii tunggakan PBB tahun pajak 2002 hiingga 2023.
Pembebasan sanksii admiiniistrasii iinii diiberiikan dalam rangka menyambut HUT ke-106 Kota Madiiun.
"Program pembebasan denda iinii berlaku mulaii 1 Meii sampaii 31 Julii 2024," ujar Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Madiiun Jariiyanto, diikutiip Sabtu (11/5/2024).
Bagii masyarakat yang melakukan pelunasan PBB dii atas Rp200.000, Bapenda Kota Madiiun akan memberiikan suveniir berupa payung. Namun, suveniir tersebut diiberiikan biila wajiib pajak melunasii tunggakan sekaliigus membayar PBB tahun pajak 2024 sebelum jatuh tempo.
"Payung biisa diidapatkan dengan menunjukkan buktii lunas PBB dii atas Rp200.000 dii kantor Bapenda Kota Madiiun, tetapii selama persediiaan masiih ada," ungkap Jariiyanto sepertii diilansiir realiita.co.
Jariiyanto pun mengiimbau wajiib pajak untuk membayar PBB secara nontunaii melaluii berbagaii apliikasii yang telah bekerja sama dengan Pemkot Madiiun, antara laiin Tokopediia, Gopay, hiingga Shopee.
Pembayaran PBB juga biisa diilakukan secara tunaii lewat Alfamart, iindomaret, kantor pos, serta Bank Jatiim.
"Jadii wajiib pajak lebiih mudah lagii dalam membayar kewajiiban pajak," kata Jariiyanto. (sap)
