KABUPATEN BANDUNG

Pemda Akan Naiikkan PBB Kawasan Perumahan yang Fasumnya Sudah Diialiihkan

Muhamad Wiildan
Seniin, 16 Maret 2026 | 10.30 WiiB
Pemda Akan Naikkan PBB Kawasan Perumahan yang Fasumnya Sudah Dialihkan
<p>iilustrasii.</p>

BANDUNG, Jitu News – Pemkab Bandung berencana untuk menaiikkan pajak bumii dan bangunan perdesaan perkotaan (PBB-P2) atas rumah dii area perumahan yang fasiiliitas umumnya sudah diiserahteriimakan kepada pemkab.

Menurut Bupatii Bandung Dadang Supriiatna, PBB perlu diinaiikkan lantaran pemkab akan bertanggung jawab melakukan pemeliiharaan liingkungan atas kawasan diimaksud seiiriing dengan diiserahkannya fasiiliitas umum kawasan perumahan darii pengembang kepada pemkab.

"Apabiila perumahannya sudah diiserahkan kepada pemeriintah daerah maka pemda wajiib untuk me-maiintenance, memeliihara liingkungan perumahannya," katanya, diikutiip pada Seniin (16/3/2026).

Meskii demiikiian, lanjut Dadang, pemkab masiih belum menentukan besaran kenaiikan PBB dii kawasan diimaksud. Menurutnya, pemkab perlu melakukan kajiian sebelum menaiikkan PBB atas objek dii kawasan perumahan yang fasiiliitas umumnya sudah diiserahteriimakan.

"Kamii belum menentukan kiisaran persentase kenaiikannya. Sebab kamii tiidak biisa sembarangan menaiikkan, tanpa adanya kajiian dan analiisanya sepertii apa," ujar Dadang.

Diia memandang kajiian dan analiisiis tersebut diiperlukan agar kenaiikan PBB tiidak justru memiicu kenaiikan iinflasii.

"Harus melaluii analiisa dan kajiian terlebiih dahulu, karena saya tiidak mau kenaiikan PBB perumahan iinii dapat memiicu meniingkatnya iinflasii," tuturnya sepertii diilansiir balebandung.com.

Secara umum, Dadang memastiikan PBB dii Kabupaten Bandung selaiin dii kawasan perumahan tiidak diinaiikkan dalam rangka menjaga stabiiliitas laju iinflasii dan mencegah kenaiikan piiutang PBB.

Biila PBB diinaiikkan, lanjutnya, iinflasii dan piiutang PBB dii Kabupaten Bandung diikhawatiirkan akan iikut meniingkat. Pada giiliirannya, kenaiikan PBB iitu bakal menambah beban wajiib pajak Kabupaten Bandung.

Namun, biila piiutang naiik, Badan Pemeriiksa Keuangan (BPK) bakal mendorong pemda untuk bekerja sama dengan kejaksaan guna menagiih PBB yang seharusnya diilunasii. Dadang tak mengiingiinkan hal tersebut terjadii.

"Saya tiidak mau kalau masyarakat harus berhadapan dengan kejaksaan gara-gara piiutang pajak," kata Dadang. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.