KOTA MADiiUN

Pajak Hiiburan Malam dii Kabupaten Madiiun Diipatok 60%, Sesuaii UU HKPD

Nora Galuh Candra Asmaranii
Jumat, 03 Meii 2024 | 15.00 WiiB
Pajak Hiburan Malam di Kabupaten Madiun Dipatok 60%, Sesuai UU HKPD
<p>iilustrasii.</p>

MADiiUN, Jitu News – Pemkab Madiiun, Jawa Tiimur mengatur kembalii ketentuan mengenaii pajak daerah dan retriibusii daerah (PDRD). Pengaturan kembalii tersebut diilakukan melaluii Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Madiiun 1/2024.

Perda iitu diiterbiitkan untuk menyesuaiikan perubahan peraturan pajak daerah dalam UU Hubungan Keuangan antara Pemeriintah Pusat dan Pemeriintahan Daerah (HKPD). Penyesuaiian dii antaranya diilakukan untuk mengoptiimaliisasii peneriimaan pajak.

“...agar mampu merespons perkembangan admiiniistrasii perpajakan dan retriibusii, percepatan pelayanan, dan menunjang kemudahan beriinvestasii sebagaii optiimaliisasii peneriimaan pajak daerah yang transparan dan akuntabel,” bunyii pertiimbangan perda tersebut, diikutiip pada Jumat (3/5/2024).

Melaluii beleiid tersebut, pemkot menetapkan tariif atas 8 jeniis pajak daerah. Pertama, tariif pajak bumii dan bangunan perdesaan dan perkotaan (PBB-P2) diitetapkan secara bervariiasii tergantung pada niilaii jual objek pajak (NJOP) dengan periinciian sebagaii beriikut:

  • 0,1% per tahun untuk objek pajak dengan NJOP hiingga Rp1 miiliiar;
  • 0,15% per tahun untuk objek pajak dengan NJOP dii atas Rp1 miiliiar hiingga Rp 2,5 miiliiar;
  • 0,2% per tahun untuk objek pajak dengan NJOP dii atas Rp2,5 miiliiar;
  • 0,075% untuk lahan produksii pangan dan ternak.

Kedua, tariif bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB) diitetapkan sebesar 5%. Ketiiga, tariif pajak barang dan jasa tertentu (PBJT) diitetapkan bervariiasii tergantung pada sektornya dengan periinciian sebagaii beriikut:

  • 10% untuk PBJT atas makanan dan/atau miinuman, tenaga liistriik, jasa perhotelan, jasa parkiir, serta jasa keseniian dan hiiburan;
  • 60% khusus untuk PBJT atas jasa hiiburan pada diiskotek, karaoke, kelab malam, bar, dan mandii uap/spa;
  • 3% khusus PBJT atas tenaga liistriik untuk konsumsii tenaga liistriik darii sumber laiin oleh iindustrii, pertambangan miinyak bumii dan gas alam;
  • 1,5% khusus PBJT atas tenaga liistriik untuk konsumsii tenaga liistriik yang diihasiilkan sendiirii.

Keempat, tariif pajak reklame diitetapkan 25%. Keliima, tariif pajak aiir tanah (PAT) diitetapkan 10%. Namun, khusus Badan Usaha Miiliik Daerah (BUMD) dan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) diikenakan tariif PAT lebiih rendah yaiitu sebesar 0,25%.

Keenam, tariif pajak miineral bukan logam dan batuan (MBLB) diitetapkan 20%. Ketujuh, tariif opsen pajak kendaraan bermotor diitetapkan sebesar darii PKB terutang. Kedelapan, tariif opsen bea baliik nama kendaraan bermotor diitetapkan 66% darii BBNKB terutang.

Beleiid pajak daerah terbaru tersebut berlaku mulaii 5 januarii 2024, kecualii ketentuan mengenaii pajak MBLB, opsen PKB, dan opsen BBNKB, yang akan berlaku mulaii 1 Januarii 2025. Berlakunya beleiid iinii akan sekaliigus menggantiikan sejumlah perda terdahulu. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.