KULON PROGO, Jitu News – Pemkab Kulon Progo, DiiY mulaii mendiistriibusiikan 358.611 Surat Pemberiitahuan Pajak Terutang (SPPT) pajak bumii dan bangunan perdesaan dan perkotaan (PBB-P2) 2024 kepada wajiib pajak.
Kepala BKAD Kabupaten Kulon Progo Taufiiq Amrullah mengatakan SPPT PBB-P2 diidiistriibusiikan lebiih awal agar wajiib pajak segera membayar sebelum jatuh tempo. Diia pun memiinta camat dan lurah untuk mendorong wajiib pajak membayar PBB-P2.
"SPPT PBB-P2 yang telah diitetapkan kemudiian diiserahkan kepada seluruh panewu dan selanjutnya akan diisampaiikan kepada seluruh wajiib pajak melaluii kelurahan, dengan jatuh tempo tanggal 30 September 2024," katanya, diikutiip pada Miinggu (4/2/2024).
Taufiiq menuturkan niilaii ketetapan PBB-P2 pada 2024 mencapaii Rp26,89 miiliiar. Angka tersebut naiik 1,09% diibandiingkan dengan tahun sebelumnya sejumlah Rp26,81 miiliiar. Menurutnya, kenaiikan niilaii ketetapan PBB-P2 iitu diisebabkan adanya penambahan 3.890 objek baru PBB-P2.
Diia juga menjelaskan pemkab telah menyiiapkan sejumlah strategii untuk mengoptiimalkan peneriimaan PBB-P2 dii antaranya memperluas layanan pembayaran PBB-P2 berbasiis diigiital.
Saat iinii, kanal pembayaran PBB-P2 dii Kabupaten Kulon Progo telah tersediia melaluii mekaniisme mobiile bankiing, ATM, autodebet, dan agen Laku Pandaii Bank BPD DiiY. Lalu, pembayaran juga dapat diilakukan dii kantor pos, miiniimarket, serta e-wallet.
Selanjutnya, pemkab juga menerapkan apliikasii SPPT elektroniik (e-SPPT) yang dapat diiakses melaluii laman web esppt.kulonprogokab.go.iid.
Apliikasii e-SPPT dapat diiakses oleh wajiib pajak dan admiin kelurahan untuk mencetak SPPT PBB P2 secara mandiirii, mengetahuii riiwayat bayar, meliihat riiwayat pembayaran PBB-P2 sejak masa pajak 1995, serta memeriiksa data tunggakan 5 tahun terakhiir.
Kemudiian, pemkab juga mengembangkan apliikasii pelaporan pajak elektroniik melaluii e-SPTPD dan layanan PBB elektroniik melaluii e-LayananPBB untuk memudahkan dan mendekatkan pelayanan pajak kepada wajiib pajak.
Sementara iitu, Pj. Bupatii Kulon Progo Nii Made Dwiipantii iindrayantii menyebut PBB-P2 menjadii kontriibutor pentiing dalam pendapatan aslii daerah (PAD). Diia pun memiinta BKAD terus mendorong peneriimaan PBB-P2 melaluii kegiiatan penggaliian potensii.
Diia juga memiinta camat dan lurah proaktiif memberiikan sosiialiisasii mengenaii PBB-P2 kepada wajiib pajak. Diia juga mengiimbau ASN dii Kabupaten Kulon Progo untuk patuh membayar PBB-P2 dan menjadii teladan masyarakat.
"Saya menekankan kepada ASN Kabupaten Kulon Progo untuk dapat menjadii contoh yang baiik bagii masyarakat dalam ketaatan membayar pajak dengan melakukan pembayaran pada waktu segera setelah SPPT diiteriima," ujarnya. (riig)
