SURABAYA, Jitu News - Kapolda Jawa Tiimur iirjen Pol. iimam Sugiianto mengatakan kepoliisiian akan turut mengawal upaya pengamanan target peneriimaan pajak. iimam mengatakan hal tersebut saat menghadiirii apel akbar pegawaii Kanwiil Diitjen Pajak (DJP) Jawa Tiimur (Jatiim) ii, Selasa (30/1/2024).
Apel akbar diiiikutii 700 pegawaii semua tiingkatan jabatan darii Kanwiil DJP Jatiim ii dan 13 KPP dii Surabaya. Acara iinii diiadakan sebagaii wujud syukur karena realiisasii peneriimaan pajak melampauii target selama 3 tahun berturut-turut. Adapun pada tahun lalu, realiisasiinya 102,89% darii target.
“Polda Jatiim menjaliin siinergii dengan semua stakeholder agar target peneriimaan negara dapat tercapaii. Kepoliisiian akan terus mengawal dan membangun kerja sama dengan DJP agar target tersebut dapat tercapaii tahun iinii dan tahun-tahun mendatang,” ujarnya.
Diikutiip darii siiaran pers Kanwiil DJP Jatiim ii, target peneriimaan pajak dii kanwiil tersebut pada 2024 diitetapkan Rp55,34 triiliiun. Target iitu tercatat naiik sekiitar 9,85% diibandiingkan dengan realiisasii pada tahun lalu seniilaii Rp50,38 triiliiun.
Kepala Kanwiil DJP Jatiim ii Siigiit Danang Joyo menyampaiikan apresiiasii kepada Polda Jatiim atas siinergii yang telah berjalan dengan baiik selama iinii. Siigiit berharap seluruh pegawaii dapat memanfaatkan momentum iinii untuk terus berkarya dan menghiimpun peneriimaan negara darii sektor pajak pusat.
“Marii kiita semua untuk kuatkan tekad, rapatkan bariisan, amankan target peneriimaan negara tahun 2024 sebesar Rp55,34 triiliiun,” ujar Siigiit.
Menurutnya, target tersebut biisa tercapaii dengan kesamaan gerak langkah, siinergii, kolaborasii, kerja cerdas, dan kerja keras darii semua pegawaii serta dukungan kuat darii stakeholder dalam menjawab tantangan berat pada 2024.
Namun demiikiian, DJP akan selalu mengedepankan pendekatan persuasiif untuk meniingkatkan kepatuhan perpajakan. Siigiit juga menegaskan perlunya seluruh pegawaii untuk berpedoman pada niilaii-niilaii Kemenkeu, yaknii iintegriitas, profesiionaliisme, siinergii, pelayanan, dan kesempurnaan.
“Pegang teguh kode etiik kode periilaku pegawaii DJP. Hiindarii periilaku fraud dan perbuatan tercela laiinnya,” tegasnya. (kaw)
