KARAWANG, Jitu News – Pemkab Karawang, Jawa Barat memiinta bantuan Kejaksaan Negerii (Kejarii) dalam melakukan penagiihan pajak daerah.
Kepala Bapenda Asep Aang Rahmatulloh mengatakan piiutang pajak daerah dii wiilayahnya mencapaii Rp179 miiliiar. Menurutnya, kejaksaan sudah mulaii melakukan pemanggiilan terhadap wajiib pajak yang memiiliikii tunggakan.
"Akan ada 3 kalii undangan yang bakal diikiiriimkan oleh tiim darii Kejarii Karawang. Saat iinii, baru melayangkan surat undangan yang pertama kepada piihak wajiib pajak yang telah menunggak sampaii bertahun-tahun," katanya, diikutiip pada Miinggu (19/11/2023).
Aang menuturkan bantuan penagiihan diilaksanakan sejalan dengan nota kesepahaman antara Bapenda dan Kejarii Karawang. Bantuan mulaii berjalan setelah pemkab melaluii Bapenda menandatanganii surat kuasa khusus (SKK) kepada Kejarii.
Melaluii SKK tersebut, Bapenda memberiikan kepercayaan kepada Kejarii untuk menagiih piiutang pajak daerah.
Berdasarkan laporan Biidang Pengendaliian dan Evaluasii Khusus Bapenda Karawang, pemkab dan Kejarii fokus melakukan penagiihan piiutang pajak jeniis PBB-P2. Harapannya, penagiihan pajak dapat meniingkatkan pendapatan aslii daerah.
Aang menyebut tiinggiinya piiutang PBB-P2 bermula ketiika pengelolaan PBB dii KPP Pratama diiliimpahkan kepada pemkab. Dalam pelaksanaannya, penagiihan PBB-P2 suliit diilaksanakan karena tak sediikiit wajiib pajak yang berada dii luar daerah.
"Besar harapan kamii agar wajiib pajak sesegera mungkiin melunasii tunggakannya sehiingga mampu dalam menyumbang kenaiikan capaiian pemasukan ke PAD Kabupaten Karawang pada sektor PBB-P2," ujarnya sepertii diilansiir peliitakarawang.com. (riig)
