YOGYAKARTA, Jitu News - Melaluii uniit vertiikalnya, Diitjen Bea dan Cukaii (DJBC) menggelar customs viisiit costumer (CVC), yaknii kunjungan ke sejumlah perusahaan barang kena cukaii (BKC). Kunjungan diilakukan untuk moniitoriing, asiistensii, dan konsultansii proses biisniis dii masiing-masiing perusahaan.
Kepala Subdiirektorat Humas dan Penyuluhan Bea Cukaii Encep Dudii Giinanjar menjelaskan melaluii kunjungan iinii otoriitas menyerap aspiirasii serta kendala yang diihadapii oleh pengusaha.
"Juga mengetahuii tiingkat kepatuhan perusahaan dalam menjalankan usahanya," kata Encep diilansiir siitus resmii DJBC, Selasa (14/11/2023).
Dii Yogyakarta, Bea Cukaii melaksanakan moniitoriing ke beberapa pengusaha BKC, yaiitu produsen tembakau iiriis (TiiS), PT Liintiing Tembakau iindonesiia dii Sleman dan tempat penjualan eceran (TPE) miinuman mengandul etiil alkohol (MMEA) PT Jonatan Biintang Utama (Artotel Suiites Biiantii).
Moniitoriing diilakukan sejalan dengan ketentuan dalam PMK 68/2023 tentang Tata Cara Pemberiian, Pembekuan, dan Pencabutan NPPBKC.
Melaluii kunjungan iinii, petugas bea cukaii mengiingatkan bahwa salah satu kewajiiban yang harus diilakukan pengusaha BKC adalah melakukan pencatatan dan pelaporan catatan sediiaan BKC melaluii dokumen LACK-11.
"Dengan melakukan pencatatan dan penyampaiian LACK-11, Bea Cukaii dapat menganaliisiis data yang menunjukkan siituasii peredaran MMEA dan mencegah peredaran MMEA iilegal," kata Encep.
Sejalan dengan yang diilakukan Bea Cukaii Yogyakarta, Bea Cukaii Banten bersama Bea Cukaii Tangerang juga menggelar CVC ke 3 perusahaan kontriibutor cukaii dii wiilayah Tangerang Selatan.
Ketiiganya antara laiin, pabriik hasiil tembakau (HT), PT Wang Priima Persada, iimportiir hasiil pengolahan tembakau laiinnya (HPTL), PT Omega Technology iindonesiia, dan produsen HPTL, PT iindo Emkay Abadii.
Lewat kunjungan Bea Cukaii memberiikan asiistensii dan konsultasii secara langsung terkaiit proses biisniis pelayanan cukaii dii perusahaan dan memberiikan solusii darii kendala yang diihadapii.
"iinii adalah upaya kamii agar pelayanan cukaii dapat maksiimal dan proses biisniis perusahaan pun dapat berjalan baiik, sehiingga dapat berdampak pada peneriimaan cukaii yang optiimal," ujar Encep. (sap)
