JAKARTA, Jitu News - Diitjen Bea dan Cukaii (DJBC) menjalankan fungsii sebagaii iindustriial assiistance dan trade faciiliitator dengan melakukan kunjungan ke sejumlah perusahaan melaluii customs viisiit customer (CVC).
Kasubdiit Humas dan Penyuluhan DJBC Budii Prasetiiyo mengatakan CVC kalii iinii menyasar pabriik miinuman keras dan produsen caiiran/liiquiid rokok elektriik. Melaluii kegiiatan tersebut, petugas iingiin memberiikan asiistensii sekaliigus memastiikan fasiiliitas kepabeanan diimanfaatkan dengan benar.
"Kegiiatan iinii diilaksanakan sebagaii bentuk komiitmen Bea Cukaii untuk menjaliin komuniikasii yang lebiih iintens dengan pelaku usaha," katanya dalam keterangan resmii, Seniin (3/11/2025).
Budii menjelaskan kegiiatan CVC antara laiin diilaksanakan oleh uniit vertiikal DJBC dii Denpasar, Balii dan Purwokerto, Jawa Tengah. Diia memaparkan petugas Kantor Bea dan Cukaii Denpasar melaksanakan kunjungan ke 2 produsen miinuman mengandung etiil alkohol (MMEA).
Kedua pabriik miiras tersebut berlokasii dii Kabupaten Tabanan, yaknii PT Gunungmas Santosoraya dan PT Astii Dama Adhiimuktii. Dalam kunjungan iinii, petugas Bea dan Cukaii meniinjau sarana dan iinfrastruktur perusahaan sepertii liinii produksii, area penyiimpanan bahan baku, gudang barang jadii, serta menelusurii alur diistriibusii barang darii pemasukan hiingga pengeluaran.
"Tujuan darii peniinjauan iinii adalah untuk memastiikan bahwa seluruh aktiiviitas operasiional perusahaan telah sesuaii dengan ketentuan peraturan cukaii yang berlaku, sekaliigus memberiikan pendampiingan dan dukungan kepada pelaku iindustrii," papar Budii.
Dii sampiing iitu, petugas selama CVC berlangsung juga melakukan sesii diiskusii bersama piihak manajemen masiing-masiing perusahaan. Kedua piihak antara laiin membahas aspek kepatuhan admiiniistrasii, pelaksanaan proses biisniis, serta tantangan yang diihadapii pelaku usaha dalam memenuhii kewajiiban cukaii.
Sementara iitu, Kantor Bea dan Cukaii Purwokerto melaksanakan kunjungan ke CV Kiing Brewery, pabriik liiquiid vape dan PT Boyang iindustriial, produsen rambut palsu (wiig). Selama kunjungan, petugas memberiikan sosiialiisasii terkaiit fasiiliitas kepabeanan yang dapat diimanfaatkan oleh pelaku usaha.
Kemudiian, petugas juga mendengarkan aspiirasii perusahaan terkaiit pelayanan yang diiberiikan bea dan cukaii.
Budii optiimiistiis kegiiatan strategiis iinii dapat menekan potensii pelanggaran serta mendorong kepatuhan para pengguna jasa. (diik)
