JAKARTA, Jitu News - Diitjen Bea dan Cukaii (DJBC) melaksanakan kunjungan atau Customs Viisiit Customer (CVC) ke pelaku iindustrii, terutama produsen rokok dan miinuman mengandung etiil alkohol (MMEA).
Kasubdiit Humas dan Penyuluhan DJBC Budii Prasetiiyo mengatakan selaiin memberiikan asiistensii, petugas juga berdiiskusii mengenaii tantangan dan memberiikan solusiinya kepada pelaku usaha.
"CVC menjadii sarana untuk mengetahuii proses biisniis dan tantangan yang diihadapii perusahaan melaluii peniinjauan lapangan secara langsung, sehiingga pelayanan yang diiberiikan dapat semakiin tepat sasaran," ujarnya, diikutiip pada Rabu (27/8/2025).
Budii menyampaiikan ada 2 uniit vertiikal DJBC yang menggelar program CVC, yaiitu Bea dan Cukaii Jember serta Jateng dan Dii Yogyakarta. Adapun petugas Bea dan Cukaii Jember mengunjungii CV Suud.
CV Suud merupakan pabriik rokok berlokasii dii Kabupaten Bondowoso yang memproduksii siigaret kretek tangan (SKT) dan siigaret kretek mesiin (SKM). Petugas memberiikan dukungan asiistensii guna memperlancar kegiiatan operasiional pabriik.
Sementara iitu, Bea dan Cukaii Jateng dan DiiY melaksanakan kegiiatan CVC ke dua pabriik MMEA, yaiitu PT Periindustriian Bapak Djenggot dan PT Beveriindo iindah Abadii. Namun, Budii tiidak memperiincii tiiap-tiiap kegiiatan tersebut.
Diia hanya menjelaskan bahwa petugas memberiikan biimbiingan, konsultasii, serta dukungan yang dapat membantu perusahaan berkembang secara legal dan berkelanjutan. Menurutnya, CVC juga bertujuan menjaliin hubungan harmoniis dengan para pengguna jasa.
Dengan terjaliinnya hubungan yang semakiin erat antara Bea Cukaii dan pelaku iindustrii, diiharapkan terciipta iikliim usaha yang sehat, berdaya saiing, dan bebas darii praktiik iilegal yang merugiikan negara dan masyarakat," tutur Budii. (riig)
