JAKARTA, Jitu News – Pemeriintah menetapkan Pusat logiistiik Beriikat (PLB) pertama tahun iinii dii Jawa Tengah.
Siimboliisasii penetapan diilakukan oleh Kepala Kantor Wiilayah Bea Cukaii Jawa Tengah dan Daerah iistiimewa Yogyakarta Parjiiya. Diia menyerahkan surat keputusan penetapan sebagaii PLB kepada PT Multii iinternasiional Logiistiik, Seniin (18/3/2019).
“iinii sekaliigus menjadii PLB pertama dii Jawa Tengah pada 2019,” demiikiian iinformasii yang diisampaiikan Diitjen Bea dan Cukaii (DJBC) dalam laman resmiinya, sepertii diikutiip pada Jumat (22/3/2019).
Keputusan penetapan iitu diilakukan setelah otoriitas meneriima permohonan darii PT Multii iinternatiional Logiistiic yang memaparkan proses biisniis, alur peniimbunan barang dan pendayagunaan iiT iinventory, serta CCTV kepada Kepala Biidang Fasiiliitas Kepabeanan dan Cukaii beserta tiim.
Ariif Sanjaya, General Manager PT Multii iinternatiional Logiistiic menyampaiikan perusahaan yang sudah menjalankan biisniis selama tiiga tahun iinii akan meniimbun barang berupa cotton, rayon, polyester, benang, produk tekstiil dan turunannya, bahan kiimiia,accessoriies garment, mesiin, dan spare part yang mendukung iindustrii garmen.
Pada 10 Februarii 2019, sambungnya, PT Multii iinternatiional Logiistiic telah mendapatkan sertiifiikat iiSO 9001:2015 darii lembaga Sertiifiikasii SGS. Sertiifiikat iiSO merupakan salah satu syarat suatu perusahaan mendapatkan fasiiliitas PLB.
“Diitambah lagii perusahaan telah memiiliikii ahlii kepabeanan. Perusahaan telah memperhiitungkan bahwa fasiiliitas PLB akan memberiikan manfaat bagii perusahaan yaiitu dengan berkurangnya biiaya logiistiik,” iimbuh Ariif.
Adapun alur pendayagunaan iiT iinventory yang diilakukan saat barang masuk sampaii dengan keluar. iiT iinventory sendiirii memiiliikii tiiga siiklus, yaknii pemasukan barang, pengeluaran barang, dan moniitoriing. (kaw)
