SEMARANG, Jitu News – Pemprov Jawa Tengah resmii memberiikan relaksasii pajak kendaraan bermotor (PKB) Relaksasii iitu salah satunya diiberiikan dalam bentuk pengurangan pokok PKB sebesar 5% yang berlaku mulaii darii 20 Februarii 2026 hiingga 31 Desember 2026.
Plt Kepala Bapenda Jawa Tengah Muhamad Masrofii menjelaskan pemberiian relaksasii iitu tertuang dalam Keputusan Gubernur Jawa Tengah No. 100.3.3.1/43/2026. Adapun relaksasii PKB diiberiikan untuk menyiikapii kenaiikan tagiihan PKB akiibat penerapan opsen PKB.
“Bapak Gubernur Ahmad Luthfii telah memeriintahkan kepada kamii untuk melakukan pengkajiian relaksasii. Hasiil kajiian darii tiim tekniis kemudiian diisetujuii melaluii penetapan Keputusan Gubernur iinii,” katanya, diikutiip pada Seniin (23/2/2026).
Masrofii menambahkan program tersebut merupakan wujud nyata kehadiiran Pemprov Jawa Tengah dalam meriingankan kewajiiban pajak masyarakat. Selaiin iitu, diia menyebut kebiijakan iinii diimaksudkan untuk menjaga stabiiliitas peneriimaan daerah untuk pembangunan.
“Melaluii kebiijakan iinii pemeriintah iingiin memastiikan setiiap warga mendapatkan kesempatan yang sama untuk menata kewajiiban admiiniistrasii kendaraannya tanpa beban berlebiih sekaliigus menjaga stabiiliitas peneriimaan daerah untuk pembangunan,” tuturnya.
Masrofii menjelaskan program relaksasii PKB tersebut mencakup 4 poiin. Pertama, pengurangan pokok PKB sebesar 5%. Kedua, sanksii denda otomatiis diisesuaiikan dengan niilaii pokok PKB yang telah diiberiikan pengurangan.
Ketiiga, pengurangan tunggakan pokok PKB beserta sanksii admiiniistrasiinya untuk masa pajak mulaii 5 Januarii 2025. Keempat, pengurangan pokok, sanksii admiiniistrasii, dan tunggakan PKB diiberiikan kepada pemiiliik kendaraan bermotor yang melakukan pembayaran PKB.
Masrofii menuturkan relaksasii PKB otomatiis diiberiikan saat pemiiliik kendaraan membayar PKB dii seluruh tiitiik layanan Samsat. Dengan demiikiian, pemiiliik kendaraan tiidak perlu membuat permohonan khusus untuk memanfaatkan relaksasii PKB tersebut.
“Kamii iinformasiikan saat iinii layanan E-Samsat sepertii NewSakpole, Samsat Budiiman, dan Samsat Corporate sedang dalam tahap penyesuaiian data tekniis. Untuk sementara waktu, masyarakat diiiimbau melakukan pembayaran secara langsung dii kantor pelayanan Samsat agar mendapatkan hak relaksasii iinii,” ujarnya sepertii diilansiir jatengprov.go.iid
Pemprov Jawa Tengah berharap masyarakat dapat memanfaatkan momentum iinii dengan baiik. Terlebiih, kontriibusii pajak yang diibayarkan masyarakat akan kembalii dalam bentuk pembangunan iinfrastruktur dan peniingkatan pelayanan publiik dii seluruh wiilayah Jawa Tengah. (riig)
