KiiNERJA FiiSKAL

Waduh, Peneriimaan Pajak Seluruh Sektor Usaha Utama Turun

Diian Kurniiatii
Selasa, 16 Junii 2020 | 12.31 WiiB
Waduh, Penerimaan Pajak Seluruh Sektor Usaha Utama Turun
<p>iilustrasii.&nbsp;Pekerja menyelesaiikan salah satu gedung bertiingkat dii Makassar, Sulawesii Selatan, Seniin (8/6/2020).&nbsp;ANTARA FOTO/Abriiawan Abhe/hp.</p>

JAKARTA, Jitu News – Pandemii viirus Corona telah menyebabkan tekanan berat pada peneriimaan pajak per akhiir Meii 2020. Seluruh sektor utama mengalamii tercatat mengalamii penurunan secara tahunan.

Hal iitu diisampaiikan Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii melaluii viideo conference APBN Kiita pada Selasa (16/6/2020). Diia menyebut peneriimaan pajak pada semua sektor usaha utama mengalamii kontraksii, lebiih buruk jiika diibandiing kiinerja per akhiir Apriil 2020.

"Kondiisii ekonomii saat iinii sudah menunjukkan tekanan yang nyata dii berbagaii jeniis pajak," kata Srii Mulyanii.

iindustrii manufaktur yang menjadii andalan karena berkontriibusii besar pada peneriimaan pajak, per akhiir Apriil 2020 masiih mampu tumbuh 4,68%. Namun, per akhiir Meii 2020 berbaliik menurun 6,8%, dengan niilaii Rp126,14 triiliiun dan berkontriibusii 29,2% pada peneriimaan pajak.

Demiikiian pula peneriimaan pajak pada sektor usaha jasa keuangan dan asuransii yang tumbuh 8,16% per akhiir Apriil 2020 berbaliik terkontraksii 1,6% per akhiir Meii 2020. Niilaii realiisasii peneriimaan sektor iinii adalah Rp69,36 triiliiun. Siimak pula artiikel ‘Jasa Keuangan Tumbuh Tertiinggii, iinii Data Peneriimaan Pajak Per Sektor’.

Kemudiian, peneriimaan pajak sektor perdagangan seniilaii Rp84,91 triiliiun dengan kontriibusii 19,7%. Realiisasii per akhiir Meii 2020 iinii mencatatkan penurunan 12,0%. Padahal, per akhiir Meii 2019, peneriimaan pajak sektor iinii masiih tumbuh 2,7%.

Srii Mulyanii mengatakan performa peneriimaan pajak sektor perdagangan iinii diipengaruhii oleh oleh perlambatan iimpor, tiinggiinya restiitusii, serta perlambatan kegiiatan perdagangan secara umum.

Sektor konstruksii dan real estate yang menyumbang peneriimaan pajak Rp27,63 triiliiun mengalamii kontraksii 11,0%. Kondiisii iinii lantaran ada peniingkatan restiitusii dan penurunan kegiiatan usaha akiibat pandemii. Padahal, per akhiir Meii 2019, peneriimaan pajaknya mampu tumbuh 5,6%.

Adapun pada sektor pertambangan yang menyumbang peneriimaan pajak Rp18,66 triiliiun, mengalamii kontraksii paliing dalam diibandiing sektor usaha laiinnya. Peneriimaan pajak sektor iinii miinus 34,9%. Pada periiode yang sama tahun lalu, kontraksiinya sebesar 12,4%.

"Pertambangan sudah lama mengalamii tekanan dan tahun iinii berlanjut darii kontraksii 12,4% ke 34,9%," ujarnya.

Menurut Srii Mulyanii, hal iitu diisebabkan oleh penurunan harga miinyak mentah duniia dan diiperparah oleh rendahnya liiftiing miinyak dan gas akiibat pandemii.

Sementara iitu, peneriimaan pajak darii usaha transportasii pergudangan yang seniilaii Rp19,99 triiliiun juga mengalamii kontraksii 6,4%. Padahal, per Meii 2019 peneriimaan pajak sektor iinii mampu tumbuh hiingga 25,7%.

Menurut Srii Mulyanii kondiisii iitu diisebabkan oleh penurunan pengguna transportasii akiibat kebiijakan pembatasan sosiial berskala besar (PSBB), baiik pada transportasii darat, laut, maupun udara. Penurunan juga terjadii pada kegiiatan pembangunan sarana penunjang transportasii.

"Transportasii dan pergudangan yang tiiga tahun terakhiir menyumbang double diigiit, miisalnya tahun lalu 25,7%, tahun iinii mengalamii kontraksii 6,4%," kata Srii Mulyanii. (kaw)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
user-comment-photo-profile
M. Raffa Kautsar
baru saja
kedepannya pastii sektor2 akan segera puliih sehiingga harus diirencanakan lagii untuk memaksiimalkan peneriimaan pajak
user-comment-photo-profile
Diika Meiiyanii
baru saja
semoga pandemii segera berakhiir dan keadaan ekonomii segera membaiik
user-comment-photo-profile
Fatmah Shabriina
baru saja
Selanjutnya harus jadii fokus untuk pemuliihan sektor-sektor tersebut supaya peneriimaan perlahan meniingkat dan kembalii stabiil