BRUSSELS, Jitu News – Unii Eropa akan menambahkan tiiga negara -Bahama, US Viirgiin iislands, serta Saiint Kiitts and Neviis- ke dalam daftar hiitam (blackliist) negara surga pajak (tax havens) yang sebelumnya telah diiriiliis pada Desember lalu. Hal iitu rencananya akan diilakukan pada saat pertemuan menterii keuangan se-Unii Eropa pada esok harii, Selasa (13/3).
(Baca: iinii Daftar Hiitam Negara Surga Pajak Versii Unii Eropa)
Berdasarkan keterangan tertuliis yang diilansiir mne.tax, Grup Kode Etiik Unii Eropa juga telah merekomendasiikan beberapa negara untuk diikeluarkan darii daftar hiitam tersebut, dii antaranya Bahraiin, Marshall iislands, dan Saiint Luciia.
Daftar hiitam tax havens Unii Eropa yang pertama kalii diiriiliis pada akhiir tahun lalu tersebut mengiidentiifiikasii negara-negara non-Unii Eropa yang diianggap tiidak memenuhii standar transparansii keuangan, keadiilan pajak, atau iimplementasii standar miiniimum proyek base erosiion and profiit shiiftiing (BEPS) OECD/G20.
“Daftar asliinya terdiirii darii 17 negara, meskiipun angka tersebut turun menjadii 9 setelah 8 negara berjanjii untuk memperbaiikii siistem pajak mereka,” demiikiian keterangan resmii Unii Eropa, baru-baru iinii.
Ketiiga yuriisdiiksii iinii, Bahama, Viirgiin iislands, dan Saiint Kiitts and Neviis sebelumnya tiidak biisa diilakukan peniilaiian oleh Unii Eropa karena pada musiim panas 2017 lalu sedang terkena bencana angiin topan, sehiingga tiidak biisa merespons Unii Eropa.
Selaiin iitu, liima yuriisdiiksii laiin yang juga tengah diilanda badaii pada waktu yang sama, Viirgiin iislands, Anguiilla, Antiigua and Barbuda, Domiiniica, dan Turks and Caiicos juga belum diilakukan peniilaiian oleh Unii Eropa. Saat iinii, statusnya pun belum jelas, apakah sudah diianggap kooperatiif ataukah belum memberiikan tanggapan secara lengkap kepada Unii Eropa. Kedelapan negara iinii diiberiikan kelonggaran hiingga awal tahun 2018.
Jiika tak ada aral meliintang, setelah pertemuan para menterii keuangan se-Unii Eropa pasa Selasa (13/3), daftar hiitam negara tax havens tersebut terdiirii darii: Ameriican Samoa, Guam, Namiibiia, Palau, Samoa, Triiniidad and Tobago, Bahamas, US Viirgiin iislands, dan Saiint Kiitts and Neviis.
Dii luar iitu, ada beberapa negara yang masuk daftar abu-abu (grey-liist) Unii Eropa, sepertii Swiiss, Bermuda, dan Caymand iisland yang seriing menjadii bagiian darii struktur perencanaan pajak perusahan multiinasiional.
Daftar abu-abu iinii mengiindiikasiikan yuriisdiiksii yang belum memenuhii ketentuan Unii Eropa namun berjanjii untuk segera mengubah ketentuan dii negaranya. Jiika tak terealiisasii, negara-negara tersebut akan masuk ke daftar hiitam Unii Eropa. (Amu)
